MIND-SET PEMENANG!!!
Ini adalah tema dari bacaan Firman Tuhan
untuk renungan hari ini, yang diambil dari Zefanya 3 ayat 9 sampai dengan ayat 20.
Dari bacaan Firman Tuhan hari ini, kita
belajar beberapa hal:
Tujuan akhir dari hukuman Tuhan, bukanlah penghancuran
manusia, tapi pemurnian umat. Sama seperti pohon yang sudah tua, harus ditebang,
agar muncul tunas baru yang lembut.
Pemurnian itu sendiri, juga memiliki tujuan, yaitu
untuk hadirnya sebuah pelayanan yang menyenangkan hati Tuhan. Inilah yang
disebut sebagai rahmat pemurnian.
Tuhan berkata: "Tetapi sesudah itu,
Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih,
supaya sekaliannya mereka, memanggil nama TUHAN”
Jadi, Firman Tuhan hari ini, bukan hanya ditujukan
kepada orang Yahudi, tetapi kepada semua orang, semua bangsa-bangsa di dunia, agar
dapat memanggil nama Tuhan dengan bibir yang bersih, dan melayani Tuhan secara,
bahu membahu.
Semua orang, yang terserak dan tercerai berai, akan
dikumpulkan, untuk melakukan Ibadah bersama, dan membawa pesembahan kepada
Tuhan.
Mereka, disebut sebagai, sisa-sisa Israel.
Akan ada penghukuman atas orang-orang yang congkak
dan merasa hebat. Orang-orang yang suka memberontak dan melawan Tuhan. Mereka
semuanya, akan dimusnahkan. Sedangkan sisa-sisa Israel akan menerima berkat,
yaitu:
1. Berkat Kerendahan Hati dan merasa lemah. Hanya
orang yang lemah, yang akan mengandalkan Tuhan.
2. Berkat Perlindungan. Mereka yang mengandalkan
Tuhan, akan berlindung dalam nama Tuhan.
3. Berkat Integritas. Mereka tidak akan lagi berbuat kezaliman,
tidak suka berbohong, Juga tidak akan ada lidah penipu, di mulut mereka;”
4. Berkat
Rezeki. Mereka dikatakan seperti domba, yang makan rumput yang segar.
5. Berkat
Istirahat yang tenang damai. Mereka seperti domba yang akan berbaring dengan
tenang.
6. Berkat
Keamanan. Tidak ada lagi mala-petaka, yang akan membuat mereka gemetar.
Dengan ke-enam berkat tadi, mereka
diminta untuk menjalani hidup ini dengan penuh sukacita, dan percaya diri,
karena Tuhan sendirilah yang memerintah, sebagai Raja Israel.
Tuhan menginginkan mereka memiliki pola pikir
yang benar, karena:
Tidak akan ada lagi penghukuman atau mala
petaka, karena TUHAN telah mencabut penghakiman-Nya terhadap mereka.
Tidak akan ada lagi musuh yang akan menindas
mereka, karena Tuhan telah membersihkan musuh mereka.
Khusus untuk janji keselamatan ini, Tuhan
menekankannya berulang-ulang, dalam bentuk kalimat yang berbeda. (Baca ayat 14
sampai dengan ayat 20).
Ada 6 tindakan berdaulat, atas inisiatif
Tuhan, dalam memberkati Umat-Nya:
1. Tuhan menghapus semua celaan dan kesedihan
Umat-Nya, yang selama ini tidak pernah beribadah bersama untuk memuji dan
memuliakan Tuhan, dalam Pertemuan-pertemuan Raya mereka.
2. Tuhan menghukum semua orang yang telah
menindas mereka.
3. Tuhan membalikkan kondisi orang-orang
yang selama ini dipermalukan, yang disingkirkan, dan yang tidak berdaya.
4.
Tuhan memulihkan dan mengembalikan mereka secara bersama-sama, ke Tanah
Perjanjian.
5. Tuhan menganugerahkan kehormatan
kepada mereka. Mereka mendapat pujian dan kemasyhuran, di tengah-tengah bangsa
lain.
6. Tuhan memberkati mereka dengan keberuntungan.
Kekayaan mereka akan dipulihkan.
Apa Pesan Tuhan Bagi Kita Hari Ini?
Sebagai sisa-sisa Israel, Tuhan mau agar kita rendah
hati dan merasa tidak berdaya di hadapan Tuhan.
Tuhan mau, agar kita hanya mengandalkan Tuhan dalam
hidup ini.
Tuhan mau, agar kita memiliki
pola pikir yang benar, yaitu menyadari serta meyakini, bahwa Tuhan tinggal di
antara kita, dan Tuhan terus mengasihi kita. Tuhan berjanji akan mengumpulkan
semua orang yang letih lesu dan berbeban berat, serta memberkati orang yang
rendah hati, yang hidupnya mengandalkan Tuhan.
Tuhan mau, agar hidup kita dipenuhi
sukacita, dalam damai dan sejahtera.
Tuhan mau membawa kita ke
puncak kepujian dan kemuliaan. Tuhan mengangkat kita, agar kita terbang tinggi
seperti rajawali.
Tuhan mau, kita memiliki
mind-set pemenang.
Tuhan mau, agar kita memanfaatkan setiap kesempatan untuk
beribadah, secara bersama-sama dengan saudara seiman lainnya. Janganlah kita
menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, dan bahkan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang
mendekat. (Baca Ibrani 10 ayat 25).
Tuhan mau, agar kita membawa persembahan dalam
peribadahan kita, dan juga dalam kehidupan kita. Sebagaimana pesan Tuhan dalam Roma
12 ayat 1, Tuhan mau, agar kita mempersembahkan tubuh
kita, sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada-Nya. Itulah
ibadah kita yang sejati.”
Yang Harus Kita Aplikasikan Dalam Hidup
Kita adalah sebagai berikut:
1.
Hidup dengan rendah hati dan
mengandalkan Tuhan dalam segala hal.
2.
Mengubah pola pikir kita,
dari pola pikir negatif ke pola pikir positif.
Dari pola pikir terindas ke pola
pikir pemenang.
Dari pola pikir berkekurangan
ke pola pikir berkelimpahan.
Dari pola pikir negatif ke pola
pikir diberdayakan Tuhan.
3.
Selalu mengikuti
ibadah-ibadah di gereja, untuk memuliakan Tuhan secara bersama-sama dengan
saudara seiman lainnya.
4.
Mempersembahkan tubuh kita,
sebagai persembahan yang hidup.
Doa Hari Ini...
Tuhan Yesus, terima kasih untuk pemulihan
kami dan atas berkat-berkatMu. Bantu kami agar mampu mengubah pola pikir kami,
dari yang selalu negatif ke pola pikir yang positif.
Beri kami hati yang bersih dan
bersemangat untuk mengikuti semua ibadah yang ada, serta bibir yang murni untuk
layak memuji dan memuliakan Nama-Mu.
Amin.
Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih
Karunia Tuhan Yesus Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar