Langsung ke konten utama

Yesus, Kepenuhanku. Yesus Cukup bagiku. Kolose 2: 6-10.

YESUS, KEPENUHANKU !!!

  

Ini adalah tema dari bacaan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, yang diambil dari Kolose 2 ayat 6 sampai dengan ayat 10.

 Dari bacaan Firman Tuhan hari ini, kita belajar beberapa hal.

Sewaktu menulis suratnya kepada jemaat di Kolose, Paulus berada dalam penjara di Roma. Dalam bentuk fisik, dia tidak berada di Kolose. Tetapi, di dalam roh, dia ada bersama-sama dengan jemaat di Kolose.

Roh mampu beresonansi. Resonansi roh, jauh lebih kuat daripada resonansi suara.

Hal yang sama juga disampaikan dalam 1 Korintus pasal 5 ayat 3 sampai 5, di mana dia berbicara tentang dirinya sendiri, yang hadir dalam roh pada pertemuan gereja di jemaat Korintus, (dimana pada saat itu, secara fisik dia berada di Efesus).

Paulus menyatakan sukacitanya, karena melihat ketertiban hidup jemaat Kolose.

Meskipun kerohanian mereka sedikit menyimpang, tetapi mereka masih dalam keadaan aman, dan menunjukkan keteguhan iman mereka di dalam Kristus Yesus.

Ibarat sebuah peperangan rohani, mereka sedang diserang oleh kepercayaan lain, tapi, garis pertahanan mereka tidak terputus, mereka tetap hidup secara tertib dan disiplin, dan 'iman mereka di dalam Kristus' tak tergoyahkan."

Karena itu Rasul Paulus mengingatkan, karena mereka telah menerima Kristus Yesus sebagai Tuhan, hendaklah hidup mereka tetap di dalam Yesus. 

Bahkan mereka diminta untuk berakar di dalam Yesus, dan dibangun di atas Yesus, agar iman mereka semakin teguh, dan hati mereka melimpah dengan syukur. 

Ini adalah aturan yang luar biasa, bagi kehidupan orang Kristen. Hal-hal sederhana dalam kehidupan Kristen, menyediakan bahan bakar rohani yang berkelanjutan, dan dapat diandalkan untuk pertumbuhan. Kita harus selalu diingatkan tentang hal-hal yang telah diajarkan kepada kita.

Metafora ganda ini, yaitu pertumbuhan pohon dan pertambahan bangunan, meminta kita bertumbuh semakin kokoh. Seperti pohon, yang akarnya akan menyebar jauh, luas, dan dalam. Seperti bangunan, yang fondasinya adalah batu karang yang teguh, sehingga bisa dibangun terus ke atas.

Dengan demikian, mereka akan berbuah lebat. Mereka akan kaya, dalam berbagai kebajikan.

Di sisi lain, mereka diminta untuk waspada dan berhati-hati, supaya mereka jangan terperangkap atau tertawan oleh filsafat dunia yang kosong dan palsu, yang berdasarkan tradisi manusia, serta prinsip dasar pengajaran dunia, yang tidak sesuai dengan pengajaran Kristus. 

Jangan sampai harta mereka yang berharga, yaitu keselamatan yang telah mereka terima dari Yesus Kristus, dicuri oleh para apologet non Kristen, yang suka dan pintar memutarbalikkan pikiran mereka, dan yang menjauhkan mereka dari kebenaran Kekristenan.

Waspada, agar jangan sampai roh mereka, dimangsa oleh roh jahat.

Filosofi yang mengepung dan mengancam orang-orang Kristen Kolose ini, adalah campuran eklektik yang aneh dari Gnostisisme awal, dibaurkan dengan filsafat Yunani, agama-agama misteri lokal, dan mistisisme Yahudi.

Filosofi yang mengancam orang-orang Kristen Kolose ini sangat berbahaya, karena terlihat bagus, tidak terlihat kalau pengajaran itu berdosa dan tidak bermoral. Bahkan terdengar seperti sebuah pengajaran tingkat tinggi, dan tampak sangat cerdas.

Filsafat dunia ini, terlihat memiliki arti yang baik, cinta kebijaksanaan, tetapi Paulus mengatakannya sebagai sesuatu yang sia-sia, yang cenderung ke mistisisme Yahudi dan pengajaran gnostisisme.

Gnostisisme mengajarkan bahwa Tuhan, (sebagai Roh Yang Sempurna), tidak dapat bersentuhan langsung dengan dunia material.

Karena itu, Paulus dengan hati-hati menunjukkan bahwa Yesus, yang adalah Tuhan, datang dalam tubuh daging-Nya, dan diam di tengah-tengah manusia.

Gnostisisme mengajarkan bahwa, karena Tuhan tidak dapat berhubungan langsung dengan dunia material, maka Tuhan sendiri tidak menciptakan dunia, tetapi Dia bekerja melalui roh, atau malaikat yang kedudukannya lebih rendah.

Di sini Paulus berusaha keras untuk menunjukkan bahwa, Yesus adalah pencipta dunia. (baca Kolose 1 ayat 15 dan 16).

Gnostisisme, (dan beberapa bentuk mistisisme Yahudi), mengajarkan bahwa Tuhan tidak berurusan secara langsung dengan manusia dan dunia material, tetapi Dia berurusan dengan dunia melalui serangkaian perantara, seperti malaikat.

Dan, Paulus berusaha keras untuk menunjukkan bahwa Yesus sendirilah, sebagai Tuhan, yang melakukan pekerjaan pendamaian, antara manusia dengan diri-Nya. (baca Kolose 1 ayat 19 dan 20). Selain itu  Paulus dengan hati-hati, memperingatkan jemaat Kolose, bahwa malaikat tidak boleh disembah, (baca Kolose 2 ayat 18).

Pengaruh Yahudi pada Kekristenan menekankan akan adanya hukum diet, yaitu tentang halal dan haram.

Untuk itu Paulus secara berhati-hati, mengatakan bahwa, orang Kristen tidak berada di bawah hukum makanan Yahudi (baca Kolose 2 ayat 16).

Pengaruh Yahudi terhadap Kekristenan, menekankan ketaatan pada hari-hari tertentu sebagai wajib untuk dipatuhi. Paulus berhati-hati mengatakan bahwa, orang Kristen tidak berada di bawah kewajiban ini, (baca Kolose 2 ayat 16).

Ada banyak lagi pengajaran yang bisa menyesatkan jemaat di Kolose. Karena itu, Rasul Paulus kembali menekankan bahwa, di dalam Kristus lah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan Allah, dan jemaat Kolose telah dipenuhi di dalam Dia. Yesus Kristuslah kepala semua pemerintah dan penguasa.

Hubungan antara konsep, di dalam Yesus bersemayam seluruh kepenuhan Ketuhanan, dan kita telah dipersatukan dengan Dia dalam ikatan iman, yang artinya kita juga sudah lengkap di dalam Dia, mau menunjukkan bahwa, filosofi dan tradisi lain, selain kekristenan, sama sekali tidak diperlukan.

Paulus mau mengatakan bahwa kepenuhan kita di dalam Kristus itu, adalah fakta yang harus dinikmati, bukan lagi status yang harus dikejar atau dicapai.

Ajaran sesat Gnostik ini, membuat pemisahan radikal antara spiritual dan material. Itulah sebabnya Paulus perlu menjelaskan bahwa semua kepenuhan Ketuhanan ada dalam tubuh Yesus, bukan dalam pengertian mistis yang aneh.

Yohanes juga membahas ajaran sesat ini dalam 1 Yohanes 4 ayat 2 dan 3, yang menyatakan: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah.

Roh yang tidak mengaku Yesus sebagai Tuhan, adalah roh antikristus.

 

Apa Pesan Tuhan Bagi Kita Hari Ini?

 Tuhan mau, agar kita menjalani hidup bersama Kristus, berakar di dalam Dia, dan dibangun di atas Dia.

 Tuhan mau, agar hati kita terus berkelimpahan dengan ucapan syukur.

Dan kita diminta untuk selalu waspada, dan berhati-hati agar tidak terperangkap. Jangan sampai ditawan dan dimangsa, oleh pengajaran yang kelihatannya bagus, tapi secara filosofis adalah kosong dan palsu, karena tidak sesuai dengan pengajaran Kristus.

Ada banyak tradisi, etika non Kristen yang kelihatannya bernilai tinggi, tetapi bisa membuat iman kita menyimpang, yang tambah lama, penyimpangannya akan semakin lebar.

Tergeser dari sasaran iman, akan membawa kita kepada dosa.

Kita tidak membutuhkan pengajaran lainnya lagi, karena di dalam Kristus, berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan Allah, karena Yesus adalah Allah.

Dan kita, telah dipenuhi di dalam Yesus, yang adalah kepala semua pemerintahan dan penguasa.

 

Yang Harus Kita Aplikasikan Dalam Hidup Kita adalah sebagai berikut:

1.      Kita harus selalu membaca Firman Tuhan, agar bisa ber akar dan bertumbuh di dalam iman kepada Yesus Kristus.

2.      Dengan memiliki akar yang tertanam semakin dalam, dan dengan sebaran yang semakin luas, kita bisa mengeluarkan buah-buah yang baik dan lebat, bagi kemuliaan Nama Tuhan.

Kita akan diperkaya dengan berbagai kebajikan.

3.      Kita harus mengimani bahwa, pengetahuan yang benar akan Kristus, dan pemahaman yang sempurna akan Kehendak Allah, cukup bagi kita. Kita tidak membutuhkan lagi pengajaran yang lain.

4.      Kita harus selalu waspada, dan berhati-hati terhadap tipu daya dari filsafat-filsafat duniawi, maupun pengajaran agama lain, karena tidak sesuai dengan ajaran Kristus. Bisa saja ada yang kelihatannya mirip, tetapi esensinya beda, dan bisa mencelakakan kita.

5.      Selalu bersyukur karena kepenuhan Allah ada di dalam Kristus, dan kepenuhan kita pun ada di dalam Kristus, karena kita telah dipersatukan dengan Kristus, melalui kematian-Nya di atas kayu Salib.

 

Doa Hari Ini...

Terima kasih Tuhan Yesus, untuk kasih dan anugerah-Mu. Kami mau senantiasa bersyukur, bukan hanya di bibir, tapi dari hati kami yang paling dalam.

 

Ampuni kami, jikalau dalam hidup ini, kami lebih mengutamakan  hikmat dunia. Mampukan kami untuk memahami dan mengaplikasikan hikmat-Mu dalam hidup kami.

 

Amin.

 

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus Menyertai Kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...