Langsung ke konten utama

Kejahatan Dibalik Kesalehan - 2 Tesalonika 2: 5-9

Tema Renungan Firman Tuhan, untuk renungan hari ini, adalah:

 

Kejahatan, Dibalik Kesalehan.

 

 

Firman Tuhan, yang kita baca hari ini, dari 2 Tesalonika 2, ayat 5 sampai ayat 9, yang berbunyi sebagai berikut:

 

 

Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu? 

 

Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. 

 

Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, 

 

pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.

 

Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu. 

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan apa pesan-Nya untuk kita?

 

Pada saat Rasul Paulus, masih bersama orang-orang Kristen Tesalonika, walaupun hanya beberapa minggu (Dapat dibaca dalam Kisah Para Rasul 17 ayat 1 sampai ayat 10), Paulus telah mengajarkan tentang nubuatan Alkitab, yang penting. Karena itu, dia mengajarkannya secara rinci.

 

Paulus tidak ingin, ada orang percaya, yang menjadi bingung atau tidak mengetahui tentang Hari Kedatangan Tuhan. Ajaran-ajarannya dimaksudkan agar kita bersiap, dan tidak khawatir atau bingung.

 

Dia ingin, kita yang telah percaya kepada Kristus, memperoleh pemahaman yang menyeluruh bahwa, Tuhan akan datang kembali untuk gereja-Nya, sebelum pencurahan murka Allah, selama masa Kesengsaraan Besar.

 

Paulus juga mengajarkan bahwa Hari Tuhan akan datang tanpa peringatan, seperti pencuri di malam hari, dan dengan pengetahuan ini, orang Kristen sudah seharusnya, mempersiapkan diri.

 

Dengan pengetahuan dan kejelasan ini, kita harus berjaga-jaga dan menunggu dengan penuh harap, karena seiring berjalannya waktu, hari itu semakin dekat.

 

Jika kita percaya bahwa Yesus mati dan bangkit dari kematian, kita juga percaya bahwa Tuhan akan membangkitkan semua orang Kristen, yang telah tertidur dalam kematian.

Karena itu, jangan heran, jika ada ajaran yang ingin menggoyahkan keyakinan kita, yang mengajarkan bahwa Yesus tidak mati.

 

Paulus menegaskan bahwa, si Pendurhaka itu, belum mengungkapkan dirinya, karena masih ada, yang menahannya.

 

Yang dimaksud dengan si Pendurhaka di sini, yaitu, orang yang hidup tanpa hukum, atau yang menolak untuk tunduk pada hukum Allah, tetapi menyamar sebagai Mesias palsu. Kita mengenal si Pendurhaka ini sebagai Antikristus.

 

Dan Paulus menjelaskan bahwa, waktunya akan tiba, penghalang itu akan disingkirkan, sehingga kita akan melihat si Pendurhaka itu, secara nyata.

 

Pada dasarnya, kejahatan ini telah ada di dunia untuk waktu yang lama, tetapi saat ini, pelanggaran hukum ini masih menjadi misteri, dan hanya dapat dilihat dan dipahami melalui wahyu.

 

Ini bukan ketidaktaatan dan kejahatan yang terbuka, tetapi terselubung dalam kesalehan.

 

Kemaksiatan ini sangat berbobot, karena dikemas dalam bentuk kesalehan, yang dikelola dengan licik.

 

Oleh karena itu, kedurhakaan dan kejahatan ini akan semakin merajalela dan membesar, tanpa kita sadari.

 

Paulus menyatakan dua fakta spesifik tentang orang berdosa ini, yang juga disebut si Pendurhaka.

 

Pertama, si Pendurhaka itu pasti akan terungkap, ketika Roh Kudus melepaskan pengekangan-Nya.

 

Kedua, dapat dipastikan bahwa, si Pendurhaka, akan dapat dibinasakan oleh kuasa Yesus, pada saat kedatangan-Nya.

 

Paulus mungkin ingat apa yang nabi Yesaya tulis dalam Yesaya 11 ayat 4b, yang menyatakan:

 

Ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.

 

Jika Yesaya mengacu pada Yahweh, sebagai pelaku, maka Paulus mengacu pada Yesus, yang melakukannya. Di sini Paulus mengenal Yesus, sebagai Yahweh.

 

Kedatangan si Pendurhaka ini, sesuai dengan pekerjaan Setan. Jika seseorang memiliki kekuatan spiritual, mampu membuat tanda-tanda, atau memiliki keajaiban, itu tidak cukup untuk membuktikan bahwa mereka berasal dari Tuhan.

 

Setan juga dapat melakukan pekerjaan yang penuh kuasa, baik melalui penipuan atau melalui sumber kekuatannya sendiri.

 

Rasul Yohanes memberitahu kita bahwa Antikristus akan datang dengan kuasa, dengan tanda-tanda dan dengan keajaiban-keajaiban palsu.

 

Wahyu 13 ayat 13 sampai ayat 17, mencatat sebagai berikut:

 

Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang. Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

 

Jadi, ketika orang yang menahan si Pendurhaka itu melepasnya, kita akan tercengang melihat betapa mengerikan kejahatan itu. Tapi, kita patut bersyukur, karena kita memiliki Yesus, yang akan menghancurkannya dalam sekejap.

 

Oleh karena itu, melalui Firman-Nya hari ini, Tuhan ingin kita fokus, mempersiapkan diri untuk kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali, dan tidak terpesona oleh hal-hal lain, meskipun itu sesuatu yang spektakuler.

 

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?

 

Di hari-hari terakhir, di mana segala sesuatu tampak damai dan tenteram, kita harus lebih waspada. Kita harus lebih rajin membaca Firman Tuhan, dan memperkuat iman kita kepada Yesus Kristus.

 

Jika kita tidak punya waktu untuk membaca Firman Tuhan, kita bisa meluangkan waktu untuk mendengarkan Firman, seperti yang disampaikan melalui channel Youtube ini.

 

Bukankah dikatakan bahwa:

 

Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

 

Karena itu, pilihlah untuk mendengarkan Firman Tuhan, yang hanya berfokus pada firman Kristus, bukan hanya yang menyenangkan hati atau memotivasi Anda.

 

Juga, jangan mudah terkesan dengan kesalehan seseorang, tetapi ujilah spirit yang ada dalam diri orang itu.

 

Bukankah Tuhan meminta kita untuk menguji roh, seperti yang tertulis dalam 1 Yohanes 4 ayat 1 yang berbunyi:

 

 

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

 

 

Akhirnya,

 

Marilah kita saling menasihati, dan saling membangun, seperti yang seharusnya kita sesama Kristen lakukan.

 

Dan marilah kita saling memberi perhatian, agar kita dapat saling menyemangati dan mendorong dalam kasih dan dalam melakukan perbuatan baik.

 

 

 

Doa Hari Ini...

 

Bapa Surgawi, terima kasih,

karena iman kami kepada Kristus, Engkau telah membuat Yesus menanggung hukuman atas segala dosa kami, yaitu dengan tubuh-Nya, telah membawanya untuk dipakukan ke kayu.

Terima kasih telah memperingatkan kami tentang hari Tuhan, jauh sebelumnya, sehingga dengan harapan hidup yang kekal, yang ada pada kami, serta keyakinan yang teguh kepada Firman-Mu, kami tidak menjadi murtad dan terhilang.

Terima kasih bahwa semua yang telah Engkau rencanakan bagi kami, pasti akan terjadi, dan kami memuji-Mu, atas pengharapan yang Tuhan berkati, yang kami miliki di dalam Kristus.

Semoga kami selalu memperhatikan dan menantikan kedatangan Tuhan Yesus untuk membangkitkan orang-orang percaya yang telah meninggal, dan mengangkat semua orang percaya yang masih hidup pada kedatangan-Mu.

 

Untuk itu kami memuji dan berterima kasih kepada-Mu, dalam nama Tuhan Yesus,

 

 

AMIN.

 

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...