Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:
Jadilah
kepadamu seperti yang engkau percaya.
Ayat
Alkitab yang kita baca hari ini adalah dari 3 Yohanes 1 ayat 1 sampai ayat 3,
yang akan kita bahas dalam dua bagian:
Firman
Tuhan dalam 3 Yohanes 1 ayat 1, berbunyi:
Dari
penatua kepada Gayus yang kekasih, yang kukasihi dalam
kebenaran.
Apa
pesan Tuhan bagi kita?
Seperti
yang kita ketahui bahwa rasul Yohanes mengidentifikasi dirinya hanya sebagai
Penatua.
Terlepas
dari alasan lain, sangat mungkin ancaman penganiayaan membuat rasul Yohanes
tidak menggunakan namanya dalam suratnya, dengan tujuan agar surat tersebut
dapat sampai ke penerima dengan aman.
Surat
ini ditujukan kepada Gayus. Tidak jelas apakah nama Gayus ada hubungannya
dengan Gayus yang disebutkan dalam Kisah Para Rasul pasal 19 ayat 29, pasal 20
ayat 4, dan 1 Korintus 1 ayat 14, dan Roma 16 ayat 23), ataukah Gayus yang
lainnya.
Nama
Gayus adalah nama yang sangat umum di Kekaisaran Romawi.
Namun,
siapapun itu, sepertinya ingin merujuk kepada kita yang hidup di masa kini,
yang hidup dalam kebenaran, dan pantas untuk dikasihi oleh Tuhan dan manusia.
Firman
Tuhan dalam 3 Yohanes 1 ayat 2 dan ayat 3, berbunyi:
Saudaraku
yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam
segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.
Sebab
aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi
kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam
kebenaran.
Apa
pesan Tuhan bagi kita?
Rasul
Yohanes berdoa untuk Gayus, saudaranya yang terkasih, agar ia berhasil dalam
segala hal, baik tubuh, roh, dan jiwa.
Kata,
kondisi yang baik, secara harfiah
berarti semoga kita "melakukan perjalanan yang baik". Secara
metaforis ini berarti, 'berhasil,' atau makmur.
Doa
ini dimaksudkan, agar "semuanya berjalan baik bagi mereka yang
didoakan."
Kedua
kata kerja, menjadi baik dan sehat, adalah bahasa sehari-hari dari penulisan
surat sehari-hari, dan sangat umum, sehingga terkadang direduksi menjadi
inisial saja, dan semua orang tahu apa yang dimaksud penulis hanya dari
inisialnya. Misalnya GBU untuk God Bless You.
Yohanes
menggunakan frasa umum ini dalam mengirimkan harapan dan berkat terbaiknya
kepada Gayus.
Kita
juga harus menggunakan doa pengharapan yang sama untuk semua saudara dan
saudari kita yang hidup dalam kebenaran.
Namun,
kita tidak boleh menganggap doa pengharapan ini sebagai jaminan Kristiani atas
kekayaan abadi dan kesehatan yang sempurna.
Tentu
saja, kita harus selalu ingat bahwa Tuhan menginginkan yang terbaik untuk kita
dan hanya merencanakan yang terbaik untuk kita juga.
Kerap
kali kemakmuran materi dan kesehatan jasmani saat ini menjadi bagian dari
kebaikan yang Tuhan berikan kepada kita, karena kemakmuran dan kesehatan ini
sungguh dijanjikan sebagai tujuan akhir semua orang beriman.
Oleh
karena itu, jika saat ini kita sedang mengalami kekurangan materi dan kelemahan
fisik, mungkin saja Allah Yang Maha Bijaksana memiliki rencana untuk
memanfaatkannya agar kita memperoleh kemakmuran dan kesehatan yang lebih besar
dalam skala keabadian.
Memang
ada beberapa orang Kristen yang hidup dalam kemiskinan dan menderita penyakit kronis,
hanya karena mereka tidak mencari yang terbaik dari Tuhan, atau tidak mengikuti
prinsip Tuhan, dan tidak berjalan dengan iman.
Mereka
memiliki konsep berpikir yang salah ketika mengatakan bahwa kita harus
menggunakan janji-janji berkat yang umum dari Tuhan, sebagai cara untuk
menuruti keinginan daging untuk menikmati kemudahan, kenyamanan, dan kemewahan.
Rasul
Yohanes tidak hanya berdoa untuk kemakmuran materi dan kesehatan jasmani dari
mereka yang hidup dalam kebenaran, tetapi juga berdoa agar jiwa kita mengalami
kelimpahan berkat kekayaan dan kesehatan.
Yohanes
menyadari bahwa ada hubungan antara fisik dan jiwa kita. Keduanya harus dalam
keadaan seimbang. Rasul Yohanes ingin mengatakan bahwa Tuhan menginginkan
keduanya dalam keadaanmya yang terbaik.
Sayangnya,
banyak orang Kristen yang sakit parah, karena tidak hanya kesehatan fisiknya
yang terpengaruh, tetapi juga kesehatan rohaninya.
Lebih
lanjut, rasul Yohanes ingin mengingatkan kita bahwa tidak ada hal lain yang
Tuhan inginkan selain melihat kita berjalan dalam kebenaran.
Tidak
ada yang menyenangkan Tuhan selain mengetahui bahwa anak-anak-Nya hidup dalam
kebenaran.
Berjalan
dalam kebenaran berarti berjalan secara konsisten dalam kebenaran yang kita
pelajari dari Alkitab, dan yang kita imani akan terjadi dalam hidup kita.
Jawaban
Tuhan Yesus kepada perwira di Kapernaum yang memohon agar Tuhan Yesus datang ke
rumahnya dan menyembuhkan hambanya itu, dengan menyuruhnya pulang dengan
berkata:
"Pulanglah
dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya. Baca Matius 8 ayat 13.
Hanya
dengan percaya bahwa hambanya sudah sembuh, perwira itu menemukan bahwa
hambanya di rumah memang telah sembuh.
Jadi,
jika Anda percaya bahwa Anda telah jatuh, waspadalah terhadap kejatuhan Anda.
Tapi, karena kamu percaya bahwa kamu adalah anak Tuhan, maka berjalanlah
seperti anak Bapa di surga. Jika Anda juga percaya bahwa Anda telah diampuni,
maka berjalanlah seperti orang yang telah diampuni.
Berjalan
dalam kebenaran berarti berjalan di jalan yang nyata dan sejati, tanpa
kepalsuan.
Apa
Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?
Kita
harus hidup dalam kebenaran, dan kehidupan kita yang benar harus disaksikan
oleh orang lain di sekitar kita.
Kita
harus menyadari bahwa hidup kita, apakah kita konsisten berada di jalan
kebenaran atau tidak, akan diperhatikan oleh orang lain, dan mereka dapat
membicarakannya karena mereka melihatnya.
Kita
juga harus menyadari bahwa Tuhan ingin kita menikmati kekayaan dan kesehatan
baik secara fisik maupun non fisik, maupun secara materi maupun non materi.
Kita
harus menjalani hidup dalam kebenaran dengan iman kita, karena apa yang kita imani
dan yakini, itulah yang akan terjadi dan menjadi bagian dari hidup kita.
Doa Hari Ini...
Tuhan Yesus,
terima kasih atas teladan
hidup Gayus, dan berkat-berkat berharga yang dituliskan kepadanya.
Terima kasih telah memanggil
kami sebagai yang Tuhan kasihi, dan atas segala berkat yang Engkau curahkan
dalam hidup kami.
Kami berdoa agar jiwa kami
akan baik-baik saja dan Makmur, dalam pengenalan akan Tuhan.
Kami berdoa agar, hari demi
hari, kami akan memiliki pengenalan yang lebih dalam tentang Tuhan Yesus, agar
Dia makin bertambah dalam hidup kami, dan kami semakin berkurang dalam diri
kami.
Tolonglah kami, agar kami
memiliki iman yang aktif dan positif, serta dimampukan untuk tetap berjalan
dalam kebenaran Tuhan.
Doa ini kami panjatkan hanya
dalam nama Yesus Kristus,
Amin.
Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih
Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar