Tema
Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:
Janji
Tuhan dan Cara-Nya Menyelamatkan Kita, Sungguh Menakjubkan.
Ayat Alkitab yang kita baca hari ini adalah dari Yesaya
9 ayat 1 sampai ayat 6, yang mencatat sebagai berikut:
Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk
negeri yang terimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan
tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah
seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain.
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat
terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah
bersinar.
Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan
sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita
di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan.
Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas
bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan
Midian.
Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan
setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api.
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang
putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan
namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal,
Raja Damai.
Apa Yang Telah Kita Baca? Dan Tentang Apa dan Siapa
Sama seperti nabi Yeremia yang menegur suku Yehuda, nabi
Yesaya, dalam Yesaya pasal 8, juga memperingatkan Yehuda tentang invasi yang
akan datang dari Asyur.
Kitab Yesaya pasal 8 ayat 22 mengatakan, jika mereka
melihat ke bumi, dan melihat kesusahan dan kegelapan, kesuraman penderitaan; maka
mereka akan didorong ke dalam kegelapan itu. Invasi Asyur akan sangat
mengerikan bagi orang-orang Yahudi, terutama untuk wilayah utara Tanah
Perjanjian, tanah Zebulon, dan tanah Naftali.
Dalam konteks ini, janji Tuhan kepada suku Yehuda di
selatan, dalam Yesaya 9 ayat 1, menjadi jauh lebih berharga. Wilayah utara
Tanah Perjanjian, di sekitar Laut Galilea, menjadi wilayah paling parah
diporak-porandakan, ketika bangsa Asyur menyerbu dari utara. Janjinya adalah bahwa
tanah ini, suatu hari akan memiliki berkat yang istimewa.
Ke sepuluh suku di utara, adalah yang pertama
menderita dari invasi Asyur, jadi jika dilihat dari belas kasihan Tuhan, mereka
akan menjadi yang pertama melihat cahaya Mesias. Mereka di utara, yang lebih
dahulu berjalan dalam kegelapan, akan melihat cahaya yang besar, bahkan
dikatakan bahwa di atas mereka sebuah cahaya telah bersinar.
Kedatangan Mesias akan membawa kegembiraan dan sukacita
bagi Israel, sama seperti mereka baru selesai panen, atau membagi-bagi jarahan,
setelah menang perang.
Tuhan Yesus dalam Matius 9 ayat 14 dan ayat 15,
berkata bahwa kedatangan dan pelayanan-Nya, akan mendatangkan sukacita, sama
seperti orang yang sedang mengadakan pesta pernikahan.
Yesaya juga menggambarkan kegembiraan penuh sukacita
ini sama seperti Gideon, yang hanya dengan 300 orang pasukannya, mengalahkan Midian
yang jumlahnya tidak terhitung, yang digambarkan seperti pasir di pantai. Baca
Hakim-Hakim pasal 7.
Inilah jenis kemenangan yang sama yang akan dinikmati
dan diberikan oleh Mesias.
Setiap janji Tuhan mengacu pada sukacita besar.
Kekalahan orang Midian, ibarat Tuhan telah mematahkan kuk dan beban yang
menghimpit kehidupan orang Israel, dan juga mematahkan tongkat si penindas,
yang selalu menjarah panen orang-orang Israel, sebelum mereka dikalahkan Gideon.
Kemenangan penuh atas semua musuh, memiliki aplikasi
spiritual dari karya Tuhan Yesus di hidup kita.
Selanjutnya Yesaya menggunakan kalimat sastra saat
menubuatkan tentang kelahiran Mesias. Dengan kalimat:
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang
putera telah diberikan untuk kita.
Nubuat ini mengingatkan Israel bahwa, Mesias yang
membawa kemenangan itu, adalah Allah dalam wujud seorang manusia.
Yang menarik adalah, Allah tidak memilih cara lain,
misalnya dengan memakai malaikat sebagai Mesias, atau, Allah sendiri yang langsung
menjadi Mesias, tanpa wujud seorang manusia.
Anak laki-laki ini akan menjadi seorang laki-laki, yang
luar biasa. Dia adalah Putra Allah yang kekal, Pribadi Kedua dari Ketuhanan
Allah.
Lambang pemerintahan ada di atas pundaknya, yang
artinya akan menjadi tanggungjawab-Nya. Dan Dia memiliki karakter sebagai Penasihat
Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Apa pesan Tuhan bagi kita?
Tuhan telah menetapkan cara unik untuk keselamatan kita.
Cara itu menghasilkan kedamaian, cinta, dan harapan.
Tuhan mengirimkan Cahaya Inkarnasi ke dunia, untuk
menerangi kita yang berjalan di kegelapan lembah bayang-bayang kematian.
Hanya Tuhan yang dapat mengasihi manusia, yang telah
jatuh begitu dalam ke dalam kubangan dosa, sehingga Dia mengutus Anak-Nya yang
tunggal, untuk menjadi Terang pemberi kehidupan sejati, bagi semua orang yang
percaya pada nama-Nya.
Tak seorang pun selain Allah yang cukup baik untuk
membayar harga dosa, dengan menjadi korban penghapus dosa yang sempurna.
Hanya Kristus yang dapat membuka gerbang surga bagi
mereka yang percaya dalam nama-Nya.
Tidak mengherankan jika Nama-Nya disebut Penasihat
Ajaib, karena kasih-Nya yang besar dan dalam, serta nasihat-Nya yang bijak, mendatangkan
keheran dan kekaguman yang luar biasa kepada kita.
Siapakah selain Allah Yang Perkasa, penuh kasih dan
keadilan, yang dapat menanggung malu dan kehinaan Salib, yang memiliki kuasa
untuk menjauhkan kita dari kegelapan neraka yang dalam, dan membuang ketakutan
akan hukuman kekal?
Dia adalah Bapa yang Kekal, yang mengutus diri-Nya
sebagai Putra Kekal, Raja Damai, untuk menjadi Terang sejati. Ia datang untuk
menghalau kegelapan dosa, dan mencegah manusia dari penghukuman dan kematian,
khususnya bagi semua orang yang percaya dalam nama-Nya.
Yesus tidak hanya datang sebagai Mesias dan Raja bagi
domba-domba yang hilang dari Bani Israel, tetapi Dia juga datang sebagai
pengganti dosa bagi seluruh dunia, bagi kita yang percaya kepada Nama-Nya.
Dia datang sebagai Terang dunia, Terang yang memberi
kehidupan kepada umat manusia, terang yang bersinar dalam kegelapan. Yesus
datang sebagai Terang sejati, Yang datang ke dunia untuk menerangi setiap
manusia, “agar semua orang yang percaya kepada-Nya tidak tinggal dalam
kegelapan.”
Dari hidup dan pengorbanan-Nya, Yesus adalah
Satu-satunya yang cocok untuk membimbing hidup kita, dan menjadi sumber nasihat
bagi orang Kristen. Yesus akan membantu kita untuk mengatasi masalah kita.
Dialah yang membuat perdamaian, terutama antara Tuhan
dan manusia.
Dan jika kita benar-benar mengenal Yesus yang luar
biasa, kedahsyatan-Nya akan memenuhi hati dan pikiran kita dengan keheranan dan
kekaguman.
Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?
Kita harus terus melayani tanpa Lelah, karena Yesus
menyertai kita, sebagai pelayan-Nya.
Kita harus menggunakan kuasa Yesus untuk membangun
kerajaan-Nya.
Kita harus menggunakan seluruh keberadaan kita untuk bekerja
di ladang Tuhan tanpa pamrih.
Kita harus membuka diri untuk mudah diakses oleh
orang-orang yang ingin datang kepada Yesus.
Kita harus melayani Tuhan dengan menyembunyikan diri
kita di balik Salib Tuhan, agar kita terlihat semakin kecil, dan Yesus terlihat
semakin besar, di setiap pelayanan kita.
Kita tidak boleh menyombongkan diri kita, ketika
melihat orang yang kita layani dipulihkan, karena kita tahu bahwa orang itu dipulihkan
dan diatur oleh Tuhan.
Doa
Hari Ini...
Terima
kasih, Bapa, karena Engkau telah mengirimkan Yesus sebagai Terang dunia, untuk
menerangi setiap orang yang berdosa.
Terima
kasih karena di dalam Dia, ada terang Injil kasih karunia yang mulia, yang
tidak pernah bisa padam oleh kegelapan dunia ini.
Kami
memuji dan berterima kasih kepada Tuhan, karena Cahaya Yesus telah datang ke
dalam hidup kami, dan menghidupkan semangat kami, dan menerangi jiwa kami.
Bukalah
mata kami, lebih dan lebih lagi untuk melihat Yesus, dan tolong kami agar terus
bertumbuh menjadi seperti Dia.
Beri
kami pemahaman yang lebih besar tentang semua yang telah Engkau capai dalam
hidup kami, karena tanpa Tuhan, kami akan tetap dalam kegelapan dan mati dalam
dosa kami.
Terima
kasih atas keselamatan Tuhan yang luar biasa, bagi Tuhanlah segala pujian dan
kemuliaan, untuk selamanya.
Dalam
nama Tuhan Yesus, kami telah berdoa.
Amin.
Kiranya
Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar