Langsung ke konten utama

Kuasa Pertobatan, Mendatangkan Berkat Tuhan. Ayub 42: 1-6 - SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,

adalah:

 

Kuasa Pertobatan, Mendatangkan Berkat Tuhan.

 

 

Ayat Alkitab, yang kita baca hari ini, adalah dari Ayub 42, ayat 1 sampai ayat 6, yang berbunyi sebagai berikut:

 

 Maka jawab Ayub kepada TUHAN: 

 "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Muu yang gagal.

 Firman-Muu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.

 Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku.

 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.

 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu. "

 

 

Demikian Pembacaan Alkitab. Haleluya.

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa?

 

Setiap orang memiliki saat-saat dalam hidup mereka, ketika mereka merasa tersesat, atau menjauh dari Tuhan.

Terkadang, itu karena kita, secara sadar atau tidak sadar, telah menyimpang dari jalan Tuhan, dan berpaling dari ajarannya.

 

Namun tidak peduli seberapa jauh kita merasa menjauh dari Tuhan, selalu ada kesempatan untuk kembali kepada-Nya, dan mengalami kasih dan pengampunan-Nya, bahkan menikmati berkat-berkat-Nya, melalui pertobatan kita.

Pertobatan bukan hanya tentang mengakui dosa-dosa kita kepada Tuhan, tetapi juga tentang berpaling dari dosa kita, dan kembali mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan.

Itu melibatkan perubahan dalam hati dan tindakan kita, sewaktu kita berusaha untuk hidup sesuai dengan kehendak dan tujuan Allah bagi hidup kita.

Pertobatan adalah tindakan kerendahan hati, saat kita mengakui keberdosaan kita sendiri dan kebutuhan kita akan kasih karunia Allah.

 

Dalam Ayub 42, ayat 1 sampai ayat 6, kita melihat bagaimana pertobatan Ayub menghasilkan pemulihan dan berkat dari Allah.

Ayub menyadari keberdosaannya sendiri, dan bertobat di hadapan Allah, dengan mengatakan dalam Ayub 42, ayat 2, "Aku tahu bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan bahwa tidak ada rencana Tuhan yang dapat digagalkan."

 

Sebagai hasil dari pertobatannya, Tuhan memulihkan kekayaan Ayub, dan memberkatinya lebih dari sebelumnya.

Hal ini menunjukkan kepada kita akan adanya kekuatan pertobatan, yang akan mengubahkan keadaan kita, yaitu ketika kita berpaling kepada Allah, dan mengakui dosa-dosa kita.

Kekuatan pertobatan kita, membuat Tuhan yang Maha kasih dan setia, akan mengampuni kita dan membawa perubahan positif dalam hidup kita.

 

 

Apa Pesan Tuhan Untuk Kita?

 

Pesan inti Firman Tuhan ini adalah, bahwa ketika kita berpaling kepada Allah, dan mengakui dosa-dosa kita, kita dapat mengalami kasih dan pengampunan-Nya, dan juga diubahkan oleh kasih karunia-Nya.

 

Pertobatan melibatkan perubahan dalam hati dan tindakan kita, sewaktu kita berupaya untuk hidup sesuai dengan kehendak dan tujuan Allah bagi kehidupan kita.

 

Tuhan tahu bahwa pertobatan tidak selalu mudah, tetapi itu berharga, karena sepadan dengan imbalan yang akan diterima dari Tuhan.

 

Akan ada berkat dan pemulihan dalam hidup kita, dan akan membawa kita lebih dekat kepada Tuhan.

 

Firman Tuhan ini untuk mendorong kita mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengalami kuasa pertobatan yang mengubahkan dalam kehidupan kita dan lingkungan kita, yaitu dengan mengakui dosa kita, berpaling dari dosa, dan terbuka terhadap berkat dan pemulihan Allah.

 

Semoga kita semua memiliki keberanian untuk berpaling kepada Allah dalam pertobatan, dan mengalami berkat dari kasih -Nya yang mengubahkan hidup kita, seratus delapan puluh derajat.

Tahun-tahun kita yang berat diubahkan menjadi tahun-tahun penuh berkat.

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?

 

Agar kita menerima berkat Tuhan di tahun ini, kita harus meluangkan waktu untuk merenungkan bidang kehidupan kita, di mana kita mungkin telah menyimpang dari jalan Tuhan. Akui dosa atau kesalahan apa pun kepada Tuhan, dan minta pengampunan-Nya.

Kita harus jujur kepada Allah tentang dosa kita dan mengakuinya kepada-Nya.

Kita harus berkomitmen untuk menjauhi dosa, dan berjuang untuk hidup menurut kehendak Tuhan. Ini mungkin memerlukan perubahan dalam hidup kita, seperti mengakhiri hubungan atau kebiasaan yang tidak sehat.

Kita dapat melakukannya melalui doa, atau dengan mencari teman atau pemimpin Kristen yang dapat dipercaya untuk berdoa bersama kita, dan membantu kita dalam proses pertobatan kita.

Kita harus bersikap terbuka, terhadap cara-cara yang Tuhan pakai untuk memberkati dan memulihkan kita, yang berbeda dengan ekspektasi kita. Ini mungkin membutuhkan iman, dan percaya pada rencana Tuhan, untuk hidup Anda.

Kita harus berdoa untuk memohon keberanian dan kekuatan, dan dimampukan untuk berpaling kepada Allah dalam pertobatan, dan untuk mengalami kekuatan transformatif dari kasih dan anugerah-Nya.

Doa Hari Ini...

 

Tuhan Yesus,

kami mengaku bahwa kami telah menyimpang dari jalan-Muu, dan berpaling dari ajaran-ajaran-Muu. Kami mohon ampun atas dosa dan kesalahan kami. Tolong kami untuk mampu berpaling dari dosa, dan selanjutnya hidup dalam ketaatan pada kehendak-Muu saja.

 

Tuhan, kami tahu bahwa pertobatan tidak selalu mudah, tetapi kami bersedia untuk berpaling kepada-Muu, dan mengalami kuasa transformasi dari kasih dan rahmat-Muu. Berilah kami kekuatan dan keberanian untuk mengakui dosa kami dan berpaling dari apapun yang memisahkan kami dari-Muu.

Tuhan, kami tahu bahwa Engkau setia mengampuni kami, dan membawa perubahan positif dalam hidup kami, saat kami berpaling kepada-Muu dalam pertobatan.

Bantulah kami untuk terbuka pada cara-cara yang mungkin Tuhan inginkan, dalam memberkati dan memulihkan kami.

Beri kami kebijaksanaan dan bimbingan, yang kami butuhkan untuk percaya pada rencana Tuhan untuk hidup kami.

Tuhan, kami berdoa bagi mereka yang mungkin bergumul dengan perasaan telah menjauh dari-Muu. Beri mereka keberanian untuk juga berpaling kepada Tuhan dalam pertobatan, dan iman untuk percaya pada cinta dan pengampunan Tuhan.

 

Semoga mereka mengalami kekuatan transformative, dari rahmat Tuhan dalam hidup mereka.

 

Dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami naikkan doa ini.

 

Amin.

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...