Langsung ke konten utama

Melayani Allah Abraham, Ishak, Yakub, dan Allah Daud. Yeremia 30:8-11 - SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,

adalah:

 

Melayani Allah Abraham, Ishak, Yakub, dan Allah Daud.

 

 

Ayat Alkitab, yang kita baca hari ini, adalah dari Yeremia 30, ayat 8 sampai ayat 11, yang berbunyi sebagai berikut:

 

 Maka pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Aku akan mematahkan kuk dari tengkuk mereka dan memutuskan tali-tali pengikat mereka, dan mereka tidak akan mengabdi lagi kepada orang-orang asing. 

 Mereka akan mengabdi kepada TUHAN, Allah mereka, dan kepada Daud, raja mereka, yang akan Kubangkitkan bagi mereka. 

 Maka engkau, janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, demikianlah firman TUHAN, janganlah gentar, hai Israel! Sebab sesungguhnya, Aku menyelamatkan engkau dari tempat jauh dan keturunanmu dari negeri pembuangan mereka. Yakub akan kembali dan hidup tenang dan aman, dengan tidak ada yang mengejutkan.

 Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah.

 

Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa?

 

Dalam kitab Yeremia, kita melihat, bagaimana bangsa Israel menghadapi masa penghakiman dan kesulitan, karena ketidaktaatan dan pemberontakan mereka terhadap Tuhan.

Namun, di tengah situasi sulit ini, Tuhan menawarkan pesan pengharapan dan pemulihan. Pengharapan ini bergantung pada kesediaan orang-orang untuk melayani Tuhan, Allah Daud.

Alahnya Daud, adalah Allah dari Abraham, Ishak dan Yakub, yang dikenal sebagai Alah Israel.

 

Hari ini, kita akan menyelidiki pentingnya melayani Tuhan dan bagaimana hal itu memberi kita penghiburan dan keselamatan dalam menghadapi penghakiman dan kesulitan.

 

Pertama, mari kita lihat konteks Yeremia 30, ayat 8 sampai ayat 11.

Bagian ini berbicara tentang masa kesusahan besar bagi orang Israel, yang disebut sebagai "masa kesusahan bagi Yakub." Israel, adalah nama, yang diberikan oleh Allah sendiri, kepada Yakub. Selanjutnya, keturunan Yakub pun disebut sebagai Israel.

 

Mereka menghadapi konsekuensi dari dosa mereka, dan membutuhkan keselamatan Yahweh. Namun, Tuhan tidak meninggalkan mereka, melainkan menawarkan pesan pengharapan melalui nabi Yeremia.

Allah memberi tahu mereka, bahwa Dia akan memulihkan mereka, dan membawa mereka kembali dari Tanah Perjanjian, sebagai lambang kemerdekaan, dan kesejahteraan.

 

Namun, pemulihan ini tidak datang secara otomatis. Janji Allah bergantung pada kesediaan orang-orang untuk melayani Tuhan, Allah Daud.

 

Bagian itu mengatakan, "Tetapi mereka akan mengabdi kepada Tuhan, Allah mereka, dan kepada Daud, raja mereka, yang akan Kubangkitkan bagi mereka."

Dengan kata lain, orang-orang harus berpaling dari dosa-dosa mereka, dan berpaling kepada Allah dalam pertobatan, dan melayani Dia untuk dipulihkan.

 

Hal yang sama berlaku bagi kita hari ini. Ketika kita menghadapi masa penghakiman dan kesulitan, kita harus melayani Tuhan dengan segenap hati kita. Kita harus mengutamakan Tuhan dalam hidup kita, dan menjadikan-Nya pusat, dari semua yang kita lakukan. Kita harus menaati perintah-Nya, dan mengikuti jalan-jalan-Nya.

 

Tetapi mengapa melayani Tuhan begitu penting?

Karena, hal itu menunjukkan cinta dan pengabdian kita kepada Tuhan. Itu menunjukkan bahwa, kita mengakui Dia sebagai satu-satunya Allah yang benar, dan bahwa kita rela mengutamakan Dia dalam hidup kita. Itu juga menunjukkan bahwa kita percaya akan kedaulatan dan kesetiaan-Nya.

 

Jadi, kitab Yeremia mengingatkan kita bahwa, meskipun menghadapi penghakiman dan kesulitan, Allah menawarkan pesan pengharapan dan pemulihan. Pengharapan ini bergantung pada kesediaan kita untuk melayani Tuhan, Allah Daud. Ketika kita melayani Dia dengan segenap hati kita, dan mendahulukan Dia dalam hidup kita, kita dapat mengalami penghiburan dan keselamatan, yang Dia tawarkan. Marilah kita mengingat kata-kata ini, dan mengingat bahwa dalam setiap situasi sulit, Tuhan selalu bersama kita, dan siap mengampuni kita, ketika kita berpaling kepada-Nya, dan melayani Dia dengan segenap hati kita.

 

 

Apa Pesan Tuhan Untuk Kita?

 

Tuhan ingin memulihkan hubungan Tuhan dengan kita, melalui iman kita kepada-Nya, dan ketaatan kita pada perintah-Nya.

Tuhan ingin, agar kita dapat dipulihkan, dan menerima keselamatan.

Pesan itu menekankan pentingnya pertobatan, membaca dan mempelajari firman Tuhan, pentingnya doa, ketaatan, kasih dan pelayanan kepada sesama, pertumbuhan dalam pengenalan akan Tuhan, dan menyebarkan kabar baik keselamatan.

Pesan ini juga menekankan akan kedaulatan dan kesetiaan Tuhan, mengingatkan kita bahwa, bahkan ketika kita menghadapi berbagai kesukaran dan kesulitan, Tuhan selalu ada bersama kita, dan tidak akan pernah meninggalkan kita.

Pesan tersebut menekankan bahwa, melayani Tuhan bukan hanya peristiwa satu atau dua kali, tetapi merupakan komitmen untuk melayani seumur hidup, yang membutuhkan upaya berkelanjutan. Tentunya dengan bantuan dan bimbingan Tuhan, kita dimungkinkan untuk menikmati janji pemulihan Tuhan, dalam bentuk kemerdekaan dan kesejahteraan di bumi, dan untuk menikmati hidup kekal, di Sorga kelak.

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?

 

Kita harus rajin membaca dan mempelajari Alkitab, karena untuk melayani Tuhan, kita harus mengetahui dan memahami firman-Nya. Selain itu, membaca dan mempelajari Alkitab sangat penting untuk memperoleh pengetahuan tentang karakter Allah, kehendak-Nya, dan janji-janji-Nya.

 

Kita harus bertobat dari dosa-dosa kita. Sebagaimana disebutkan dalam Firman Tuhan hari ini, untuk dipulihkan dan melayani Allah, kita harus berpaling dari dosa-dosa kita dan bertobat. Ini berarti, kita harus mengakui kesalahan kita, dan meminta pengampunan dari Tuhan.

 

Kita harus rajin berdoa, karena untuk melayani Tuhan, kita harus terus berkomunikasi dengan-Nya melalui doa. Ini berarti, berbicara kepada Allah, mendengarkan Dia, dan terbuka terhadap bimbingan-Nya.

 

Kita harus mematuhi perintah Tuhan. Untuk melayani Tuhan, kita harus mematuhi perintah Tuhan, seperti yang digariskan Tuhan dalam Alkitab. Ini berarti, menempatkan kehendak Tuhan di atas kehendak kita, dan dengan taat mengikuti jalan Tuhan.

 

Kita harus juga mengasihi dan melayani orang lain. Untuk melayani Allah, kita harus mengasihi dan melayani orang lain, sebagaimana Kristus mengasihi kita. Ini berarti, kita tidak boleh mementingkan diri sendiri, dan harus menempatkan kebutuhan orang lain, di atas kepentingan kita sendiri.

 

Kita harus memberitakan Injil keselamatan. Membagikan Kabar Baik keselamatan kepada orang lain, adalah juga bagian dari melayani Tuhan. Hal ini harus kita lakukan, dengan juga membagikan iman kita, dan menjadi saksi akan Kasih, Anugerah, dan Kemurahan Tuhan.

 

 

Doa Hari Ini...

 

Tuhan Yesus,

 

Kami datang ke hadapan Tuhan dengan kerendahan hati dan pertobatan. Kami mengaku bahwa kami telah tidak patuh dan memberontak, dan telah mendatangkan penghukuman dan kesukaran atas diri kami sendiri. Kami meminta pengampunan dan penyucian Tuhan atas dosa-dosa kami.

 

Kami berterima kasih atas janji pemulihan dan penebusan Tuhan, bahkan di tengah kesusahan kami. Kami percaya pada kedaulatan dan kesetiaan Tuhan, dan kami percaya bahwa Engkau adalah raja kami.

 

Kami meminta hikmat dan bimbingan saat kami melayani Engkau, ya Tuhan, ya Allah kami. Bantu kami untuk mengutamakan Tuhan dalam hidup kami, dan untuk mematuhi semua perintah-Muu. Perkuat iman kami, dan beri kami keberanian untuk mengikuti-Muu, apa pun keadaan kami.

 

Kami bersyukur ketika melihat tangan Tuhan ikut menyelesaikan masalah kami, dan untuk menguatkan percaya kami pada janji pemulihan Tuhan.

 

Semua ini kami mohonkan, hanya di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.

 

Amin.

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...