Langsung ke konten utama

Melihat dan Bersaksi Tentang Hidup Kekal. 1 Yohanes 1: 1-4 - SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,

adalah:

 

Melihat dan Bersaksi Tentang Hidup Kekal.

 

Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari 1 Yohanes 1, ayat 1 sampai ayat 4, yang berbunyi sebagai berikut:


 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu. 

 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami. 

 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

 

Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa?

 

Saat kita membaca ayat-ayat Alkitab ini, kita diingatkan akan pentingnya melihat dan bersaksi tentang kehidupan kekal, yang tersedia bagi kita melalui Yesus Kristus.

Penulis 1 Yohanes sedang menekankan bahwa, kehidupan kekal yang ia bicarakan bukan hanya sesuatu yang dapat dipercaya, tetapi lebih dari itu, sesuatu yang dapat dilihat dan disentuh.

Dia mengatakan bahwa dia telah melihatnya, dan bahwa dia bersaksi untuk itu.

Jadi, apa artinya melihat dan bersaksi tentang hidup yang kekal?

Melihat kehidupan kekal berarti memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. Itu adalah memiliki pemahaman dan keyakinan yang mendalam tentang siapa Yesus, dan apa yang Dia lakukan untuk kita di kayu salib.

Bersaksi tentang kehidupan kekal, berarti membagikan kepercayaan dan pemahaman ini kepada orang lain. Itu adalah untuk membagikan kabar baik tentang Yesus Kristus kepada orang-orang di sekitar kita, dan mengundang mereka untuk juga memiliki hubungan pribadi dengan-Nya juga.

Saat kita membaca 1 Yohanes 1, ayat 1 sampai ayat 4, kita diingatkan akan pentingnya memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus, dan berbagi mengenai hubungan dengan Tuhan itu, dengan orang lain. Kita dipanggil untuk menjadi terang dalam kegelapan, menyinarkan terang Yesus Kristus kepada orang-orang di sekitar kita. Kita dipanggil untuk bersaksi tentang kehidupan kekal yang tersedia bagi kita melalui Yesus Kristus.

Sewaktu kita memandang kepada Yesus Kristus, sebagai sumber kehidupan kekal, kita akan menemukan bahwa persekutuan kita dengan Allah akan diperkuat.

Persekutuan dengan Tuhan, bukan hanya tentang memiliki hubungan dengan-Nya, tetapi juga tentang berpartisipasi dalam rancangan Tuhan, dan penggenapannya. Inilah persekutuan yang dibicarakan dalam ayat-ayat ini.

 

 

 

Apa Pesan Tuhan Untuk Kita?

 

1 Yohanes 1, ayat 1 sampai ayat 4, adalah bagian dari Alkitab, yang berbicara tentang kehidupan kekal, yang tersedia bagi kita melalui Yesus Kristus.

Penulis 1 Yohanes, sedang menekankan bahwa kehidupan kekal yang ia bicarakan bukan hanya sesuatu yang dapat dipercaya, tetapi sesuatu yang dapat dilihat dan disentuh. Dia mengatakan bahwa dia telah melihatnya, dan bahwa dia bersaksi untuk itu.

Pesan Tuhan dalam perikop ini adalah bahwa kehidupan kekal tersedia bagi kita melalui Yesus Kristus, dan bahwa kehidupan kekal ini bukan hanya sebuah gagasan atau konsep, tetapi sesuatu yang dapat dialami dan diketahui.

Penulis 1 Yohanes, mendorong para pembaca untuk memiliki hubungan pribadi dengan Yesus, untuk melihat dan mengalami kehidupan kekal yang Ia tawarkan.

Kehidupan kekal mengacu pada kehidupan yang ditawarkan Allah kepada kita, melalui Putra-Nya, Yesus Kristus.

Ini adalah kehidupan yang dicirikan oleh kehadiran Allah, oleh kasih Allah, oleh damai sejahtera Allah, dan oleh sukacita Allah.

Ini adalah kehidupan yang melampaui fisik dan spiritual, itu adalah kehidupan yang melampaui dunia ini dan dunia yang akan datang.

Ini adalah kehidupan yang bebas dari dosa, dari maut dan dari kutukan hukum.

Untuk mendapatkan hidup yang kekal, seseorang harus memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus. Hubungan ini terbentuk ketika seseorang memahami bahwa mereka adalah orang berdosa, dan bahwa mereka tidak dapat menyelamatkan diri mereka sendiri.

Ketika kita mengerti bahwa Yesus mati di kayu salib untuk dosa-dosa kita, dan bahwa Dia bangkit kembali dari antara orang mati, kita dapat beriman kepada-Nya. Ketika kita melakukan itu, kita menerima hidup yang kekal.

Alkitab berkata dalam Yohanes 3, ayat 16, "Karena Allah begitu mengasihi dunia sehingga Dia memberikan Anak-Nya yang tunggal, sehingga siapa pun yang percaya kepada-Nya, tidak akan binasa tetapi memiliki hidup yang kekal."

Ringkasnya, bacaan Alkitab hari ini mengingatkan kita bahwa, kehidupan kekal tersedia bagi kita melalui Yesus Kristus, dan bahwa itu adalah kehidupan yang dapat dilihat, disentuh dan dialami. Pesan Tuhan adalah, kita bisa memiliki hidup yang kekal ini dengan memiliki hubungan pribadi dengan Yesus, melalui iman kepada-Nya, dan karya-Nya di kayu salib.

 

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?

 

Kita harus membaca dan mempelajari Alkitab, khususnya ajaran Yesus, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pesannya, dan tentang bagaimana hidup sesuai dengan ajaran Yesus.

Kita harus berdoa secara teratur, meminta tuntunan dan hikmat dari Tuhan dalam menjalani kehendak-Nya.

Kita harus menghadiri persekutuan ibadah di gereja, atau berpartisipasi dalam kelompok kecil untuk belajar dari orang lain, yang juga berjuang untuk mengikuti Yesus, dan untuk berbagi perjuangan dan kesuksesan kita sendiri dengan orang lain.

Kita harus mengamalkan pengakuan dan pertobatan kita, mengakui dosa-dosa kita kepada Tuhan dan meminta pengampunan-Nya.

Kita harus berusaha untuk menjalani kehidupan yang berintegritas, membuat pilihan yang konsisten dengan ajaran Yesus, dan berusaha untuk menjadi orang yang jujur, dan berkarakter baik.

Bagikan pesan Yesus kepada orang lain, dengan menjadi saksi kasih, pengharapan dan keselamatan, yang dapat ditemukan melalui Yesus.

Kita harus melayani orang lain, terutama mereka yang membutuhkan, seperti yang Yesus ajarkan kepada kita, untuk mengasihi sesama kita seperti mengasihi diri kita sendiri.

Intinya,

Kita harus meluangkan waktu untuk merenungkan tentang kehidupan kekal yang tersedia bagi kita melalui Yesus Kristus.

Kita harus meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan tentang bagaimana kita dapat berbagi kehidupan kekal itu dengan orang lain.

Kita harus meluangkan waktu untuk memikirkan tentang bagaimana kita dapat memperkuat persekutuan kita dengan Tuhan. Ingatlah bahwa Yesus adalah sumber kehidupan kekal dan hanya melalui Dia, kita dapat memiliki kehidupan kekal.

 

 

 

Doa Hari Ini...

 

Tuhan Yesus,

Terima kasih atas anugerah hidup kekal, yang Engkau anugerahkan kepada kami. Bantu kami untuk memahami dan mengikuti ajaran Tuhan secara penuh, agar kami dapat menjalani hidup kami dengan cara yang menyenangkan hati Tuhan.

Kami mengakui dosa-dosa kami, dan meminta pengampunan Tuhan, dan kami juga meminta bimbingan dan kebijaksanaan Tuhan saat kami menjalani tantangan hidup ini.

Kami berdoa memohon kekuatan dan keberanian untuk menjalani kehidupan yang berintegritas, dan untuk selalu berusaha menjadi orang yang jujur dan berkarakter baik.

Kami berdoa agar kami dapat menjadi saksi kasih, harapan dan keselamatan, yang dapat ditemukan melalui Yesus, dan agar kami dapat menjadi utusan yang efektif dari pesan hidup kekal Tuhan kepada orang-orang di sekitar kami.

Kami berdoa untuk memohon hikmat, kesempatan dan kemampuan untuk melayani orang lain, seperti yang diajarkan Tuhan Yesus kepada kami, untuk mengasihi sesama kami seperti diri kami sendiri.

 

Doa ini kami panjatkan hanya di dalam satu nama yang agung, yaitu Yesus Kristus, Juruselamat kami.

Amin.

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...