Langsung ke konten utama

Mengatasi Godaan dan Keraguan dalam Masyarakat Sekuler. 1 Yohanes 5:1-5 | SBU GPIB Sangkakala

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,

adalah:

 

Mengatasi Godaan dan Keraguan dalam Masyarakat Sekuler.

 

 

Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari 1 Yohanes 5, ayat 1 sampai ayat 5, yang berbunyi sebagai berikut:

 

 Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya.

 Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. 

 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,

 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. 

 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

 

Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa?

 

Di dunia sekarang ini, kita terus-menerus dibombardir dengan godaan dan keraguan. Kita hidup dalam masyarakat sekuler, di mana nilai-nilai dunia seringkali bertentangan dengan nilai-nilai iman Kristiani. Kita mudah terjebak dalam cara-cara dunia, dan melupakan tujuan sejati kita sebagai pengikut Yesus Kristus.

Namun, seperti yang diingatkan oleh 1 Yohanes 5, ayat 1 sampai ayat 5, kita memiliki kekuatan untuk mengatasi godaan dan keraguan ini. Kita telah dilahirkan dari Allah, dan sebagai anak-anak Allah, kita memiliki kemampuan untuk mengalahkan dunia. Ini bukanlah sesuatu yang dapat kita lakukan sendiri, tetapi melalui kuasa Roh Kudus, kita dapat mengalahkan dunia.

Melalui iman kepada Yesus Kristus kita memiliki kemenangan atas dunia. Ketika kita percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, kita memiliki kekuatan untuk mengatasi godaan dan keraguan dunia. Kita harus ingat bahwa kita bukan dari dunia ini, tetapi kita ada di dunia ini. Kita harus hidup dengan cara yang berbeda dari dunia, dan itu hanya mungkin melalui kuasa Roh Kudus.

Selanjutnya, kita harus menaati perintah Tuhan, itu bukan beban tetapi itu adalah kasih kepada Tuhan. Kasih Allah itulah yang memberi kita kekuatan untuk mengalahkan dunia. Ketika kita mengasihi Allah, secara alami kita akan mematuhi perintah-perintah-Nya. Dan ketika kita mematuhi perintah-perintahnya, kita secara alami akan mengasihi anak-anak Allah lainnya.

Yang pasti, sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk hidup di dunia yang memusuhi iman kita. Kita akan menghadapi pencobaan dan keraguan, tetapi kita memiliki kuasa untuk mengatasinya melalui iman kepada Yesus Kristus dan melalui kuasa Roh Kudus. Ingatlah bahwa kemenangan yang telah mengalahkan dunia adalah iman kita, dan marilah kita berpegang teguh pada iman kita kepada Yesus Kristus, menaati perintah-perintah-Nya dan mengasihi anak-anak Allah. Amin.

 

 

 

Apa Pesan Tuhan Untuk Kita?

 

Pesan Tuhan dari 1 Yohanes 5, ayat 1 sampai 5, adalah bahwa, sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus, kita telah dilahirkan dari Tuhan, dan memiliki kekuatan untuk mengatasi godaan dan keraguan dunia sekuler, melalui iman kepada Yesus dan ketaatan pada perintah Allah.

Ini dimungkinkan oleh kuasa Roh Kudus, dan melalui kasih kita kepada Allah, dan kasih kepada orang percaya lainnya.

Pesan ini menekankan pentingnya menjalani kehidupan yang berbeda dari cara-cara dunia, dan tetap setia pada keyakinan kita kepada Yesus Kristus, mematuhi perintah Tuhan, dan mengasihi orang percaya lainnya, yang sama-sama berstatus anak Allah.

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?

 

Kita harus percaya percaya bahwa Yesus adalah Kristus telah lahir dari Allah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki iman yang kuat kepada Yesus, sebagai Tuhan dan Juruselamat kita.

Kita harus berusaha untuk memiliki kasih yang dalam dan tulus kepada Tuhan di dalam hati kita. Hal ini dapat diungkapkan melalui doa dan ibadah yang teratur, membaca dan mempelajari Alkitab, dan melayani orang lain dalam nama-Nya.

Kita harus berusaha untuk mematuhi perintah Tuhan sebaik mungkin, menyadari bahwa ketaatan ini mengalir secara alami dari cinta kita kepada-Nya.

Kita harus berusaha untuk mengasihi sesama orang beriman, dan menunjukkan kasih itu melalui tindakan kebaikan dan pelayanan.

Kita harus berusaha untuk hidup dengan cara yang berbeda dari dunia, dan berusaha melawan godaan dan keraguan, yang datang dari masyarakat sekuler.

Kita harus mengandalkan bimbingan dan kuasa Roh Kudus, untuk membantu kita menolak godaan, mengatasi keraguan, dan hidup dengan cara yang menyenangkan hati Tuhan.

 

 

Doa Hari Ini...

 

Tuhan Yesus,

Kami datang dengan hati dan pikiran terbuka, siap untuk menerima pesan Tuhan hari ini.

Kami berterima kasih atas pengingat bahwa sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus, kami telah dilahirkan dari Allah dan memiliki kuasa untuk mengatasi godaan dan keraguan dunia sekuler melalui iman kepada Yesus dan kepatuhan pada perintah-perintah Tuhan.

Kami berkomitmen untuk memperkuat iman kami kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kami.

Kami berkomitmen untuk mencintai Tuhan dengan segenap hati, pikiran, dan kekuatan kami dan untuk mematuhi perintah Tuhan sebaik mungkin.

Kami berkomitmen untuk mencintai orang percaya lainnya dan menunjukkan cinta itu melalui tindakan kebaikan dan pelayanan.

Kami berkomitmen untuk hidup dengan cara yang berbeda dari dunia dan menolak godaan dan keraguan yang datang dari masyarakat sekuler.

Kita mengandalkan kuasa Roh Kudus untuk membimbing kita dan memberi kita kekuatan yang kami butuhkan untuk mengatasi dunia.

Kami pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.

Amin.

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...