Langsung ke konten utama

Andalkan Tuhan Untuk Mengatasi Tantangan Hidup. Nahum 1: 12-13 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,

adalah:

 

 

Andalkan Tuhan Untuk Mengatasi Tantangan Hidup.

 

 

Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Nahum 1, ayat 12 sampai ayat 13, yang berbunyi sebagai berikut:

 

  Beginilah firman TUHAN: "Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak jumlahnya, tetapi mereka akan hilang terbabat dan mati binasa; sekalipun Aku telah merendahkan engkau, tetapi Aku tidak akan merendahkan engkau lagi.

 Sekarang, Aku akan mematahkan gandarnya yang memberati engkau, dan akan memutuskan belenggu-belenggu yang mengikat engkau."

 

 

Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.

 

Nahum 1, ayat 12 dan ayat 13, adalah bagian dari kitab nubuatan, yang ditulis oleh nabi Nahum.

Bagian ini menjelaskan pemerintahan Allah atas bangsa-bangsa, dan penghakiman-Nya atas Niniwe, ibu kota Kekaisaran Asyur yang jahat.

 

Dalam ayat 12, Tuhan menyatakan, bahwa meskipun musuh-Nya, dalam hal ini Kerajaan Asyur, kuat dan banyak, mereka akan binasa dan musnah.

Meskipun Tuhan telah menghukum bangsa lain di tangan Asyur, Tuhan tidak akan menghukum Yehuda lagi.

 

Di ayat 13, Tuhan mengumumkan, bahwa Dia akan membebaskan Yehuda dari Asyur.

Tuhan akan mematahkan belenggu Asyur, dan membebaskan Yehuda dari kekuasaannya.

 

Perikop ini menyatakan, bahwa meskipun musuh-musuh Allah, dalam hal ini Kerajaan Asyur, meskipun kuat dan besar, mereka akan dihancurkan dan dilenyapkan.

Meskipun Tuhan telah menggunakan tangan Asyur untuk menghukum Yehuda, Tuhan mengumumkan, bahwa Dia akan membebaskan Yehuda dari pemerintahan Asyur.

Selanjutnya Tuhan akan mematahkan belenggu Asyur, dan membebaskan Yehuda dari kekuasaan bangsa Asyur.

Oleh karena itu, isi dari ayat-ayat tersebut adalah tentang kekuasaan dan kedaulatan Tuhan atas bangsa Asyur, serta perlindungan-Nya terhadap umat-Nya, suku Yehuda.

 

Firman Tuhan hari ini, menggambarkan kondisi kehidupan kita di dunia, yang penuh persaingan dan pertarungan.

Di mana setiap orang berusaha untuk mencapai tujuan mereka masing-masing, dan berusaha mencapai kemenangan atas orang lain.

Namun sebagai orang percaya, kita tahu, bahwa ada satu yang tidak ada bandingannya, yaitu Tuhan.

 

Sebagai anak-anak Allah, kita harus selalu ingat, bahwa Allah adalah pencipta dan penguasa segala sesuatu di dunia ini.

Tidak ada yang dapat menandingi kuasa-Nya, tidak ada yang dapat menandingi kasih-Nya, dan tidak ada yang dapat membatasi kehendak-Nya.

Kita sebagai manusia, harus selalu ingat, bahwa kita tidak bisa mengalahkan Tuhan.

 

Namun, timbul pertanyaan.

Mengapa begitu banyak orang, yang masih berusaha melawan dan menentang Tuhan?

Apa yang membuat mereka merasa mampu menyaingi kekuasaan-Nya?

 

Dalam bacaan Alkitab kita hari ini, kita melihat bahwa Allah berbicara kepada bangsa Asyur melalui nabi Nahum.

Bangsa Asyur adalah bangsa yang kuat dan kejam, mereka telah menaklukkan banyak bangsa, dan mempermalukan rakyat yang mereka kuasai.

Namun, Allah mengancam mereka dengan hukuman-Nya, dan membebaskan umat-Nya dari kekuasaan mereka.

 

Hal yang sama terjadi dalam hidup kita.

Kita sering mengalami tekanan dan tantangan dalam hidup kita.

Mungkin itu tuntutan pekerjaan yang sulit, berbagai pencobaan yang berat, atau bahkan penyakit kronis, yang mematikan.

Dalam situasi ini, kita mungkin merasa seperti sedang berperang melawan Tuhan, dan bahwa kita dapat mengalahkan Dia dengan kekuatan kita sendiri.

 

Namun, seperti yang ditunjukkan oleh pembacaan Alkitab kita, Tuhan tidak hanya lebih kuat dari bangsa Asyur, tetapi Dia juga lebih kuat dari apapun tantangan yang kita hadapi dalam hidup kita.

Allah selalu siap memberikan jalan keluar, dan memberi kita kekuatan, untuk mengatasi tantangan yang kita hadapi.

 

Dalam ayat-ayat Alkitab yang kita baca hari ini, Allah memberikan jaminan, bahwa meskipun musuh kita kuat dan tampak tak terkalahkan, kita harus mengandalkan kekuatan Allah yang tiada tara.

Allah akan mematahkan belenggu musuh kita, dan membebaskan kita dari kekuasaan mereka.

 

Jadi, ketika kita merasa sedang melawan Tuhan, kita harus ingat, bahwa Tuhan tidak ada bandingannya. Bahkan kita harus mengandalkan kekuatan-Nya, dan menyerahkan segalanya kepada-Nya.

Kita harus mengandalkan kasih Tuhan, dan mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepada-Nya.

 

 

Apa Pesan Tuhan Untuk Kita?

 

Pelajaran yang perlu kita pelajari dan pahami, adalah bahwa, kita harus percaya sepenuhnya kepada Tuhan.

Allah adalah kekuatan yang tak terbatas, dan bahwa segala sesuatu mungkin bagi-Nya.

Di saat-saat sulit, atau saat menghadapi berbagai tantangan dalam hidup kita, kita harus mempercayakan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan, dan menyerahkan kendali atas diri kita, kepada-Tuhan.

 

Selain itu, kuasa Tuhan yang tiada tara, juga mengajarkan kita untuk menghormati dan takut akan kehadiran-Nya.

Kita harus selalu menghormati dan memuliakan Tuhan, serta menaati perintah-perintah-Nya.

Dengan menghormati dan mencintai Tuhan, kita juga harus mencintai sesama manusia, karena Tuhan menciptakan semua manusia menurut gambar-Nya.

 

Kesimpulannya, pelajaran dan pesan dari Tuhan yang perlu kita pelajari dan pahami, tentang kekuasaan Tuhan yang tiada tara adalah, bahwa kita harus mempercayakan hidup kita kepada-Nya, menghormati dan takut akan kehadiran-Nya, serta mencintai sesama manusia seperti, yang Tuhan kehendaki.

Dengan melakukan ini, kita akan hidup dalam kehendak Tuhan, dan menikmati kedamaian yang hanya dapat diberikan oleh Dia.

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?

 

Kita harus percaya bahwa Allah memiliki kekuasaan yang tidak terbatas, dan mampu menyelesaikan semua masalah dalam hidup kita.

Ketika kita mengalami kesulitan, kita harus mempercayakan hidup kita kepada-Nya, dengan sepenuh hati kita.

 

Tuhan telah memberikan perintah di dalam Alkitab, seperti mengasihi sesamamu, mengasihi musuhmu, dan hidup menurut kehendak-Nya.

Kita harus mematuhi perintah Tuhan, dan hidup menurut Firman-Nya.

 

Kita harus selalu mensyukuri segala sesuatu yang Tuhan berikan kepada kita, termasuk kuasa-Nya, yang berada di atas segala kuasa lain yang ada.

Dengan bersyukur, kita akan merasa tenang dan damai dalam hidup kita.

 

Kita harus menyebarkan kabar baik tentang Tuhan, dan memberi tahu orang lain tentang kekuatannya yang maha kuasa.

Dengan cara ini, orang lain dapat merasakan kasih Tuhan, dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

 

Kita harus menghormati dan mencintai semua orang, karena semua manusia diciptakan menurut gambar Allah.

Jangan memandang rendah atau menghakimi orang lain, hanya karena perbedaan pendapat, ras, atau agama.

 

Kita harus selalu berdoa untuk orang lain, dan meminta berkat Tuhan atas hidup mereka.

Dengan demikian, kita dapat menjadi berkat bagi orang lain, dan merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita.

 

Kesimpulannya, setelah belajar tentang kekuasaan Tuhan yang maha kuasa, kita harus mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepada-Nya, menaati semua perintah-Nya, mensyukuri segala yang Tuhan berikan kepada kita, menyebarkan kabar baik tentang Dia, menghormati semua orang, dan berdoa untuk orang lain.

 

Dengan melakukan ini, kita akan merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

 

 

Doa Hari Ini...

 

Tuhan Yesus,

 

Kami datang kepada-Muu dengan hati yang rendah hati dan merendahkan diri kami di hadapan-Muu. Kami menyadari bahwa Engkau adalah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Tiada Bandingnya. Tidak ada yang mustahil bagi-Muu dan semuanya berada di bawah kendali-Muu.

 

Hari ini, kami akui bahwa kami sering merasa terlalu percaya diri dan meremehkan kebesaran-Muu. Kami sering lupa bahwa tanpa-Muu, kami tidak dapat berbuat apa-apa. Kami merindukan kehadiran-Muu dalam hidup kami dan ingin hidup sesuai dengan kehendak-Muu.

 

Karena itu, kami mengakui dosa-dosa kami dan memohon pengampunan-Muu. Kami ingin hidup dalam ketundukan dan ketaatan kepada-Muu, serta mengandalkan kuasa-Muu dalam setiap langkah hidup kami. Kuatkan iman kami, hancurkan hati yang angkuh dan jadikan kami alat-Muu untuk memuliakan nama-Muu di dunia ini.

 

Terima kasih Tuhan, karena Engkau selalu berada di sisi kami dan membimbing kami dalam hidup ini. Kami percaya bahwa Engkau akan tetap setia dan memberikan kasih-Muu yang tak terbatas kepada kami.

 

Kami pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.

Amin.

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, an Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...