Langsung ke konten utama

Perlindungan bagi Orang Percaya, Dan Penghakiman bagi Musuh. Nahum 1:6-8 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,

adalah:

 

Perlindungan bagi Orang Percaya, Dan Penghakiman bagi Musuh.

 

Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Nahum 1, ayat 6 sampai ayat 8, yang berbunyi sebagai berikut:

 

 Siapakah yang tahan berdiri menghadapi geram-Nya? Dan siapakah yang tahan tegak terhadap murka-Nya yang bernyala-nyala? Kehangatan amarah-Nya tercurah seperti api, dan gunung-gunung batu menjadi roboh di hadapan-Nya. 

 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya

 dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap.

 

Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.

 

Nahum 1, ayat 6 sampai ayat 8, membahas tentang penghakiman Allah atas Niniwe, ibu kota kerajaan Asyur pada waktu itu.

Niniwe adalah kota besar yang terkenal dengan pemerintahannya yang kejam, dan sering menjajah negara lain secara brutal.

Padahal Niniwe pernah ditaklukkan Allah sebelumnya, melalui kutukan Nabi Yunus, dan saat ini Niniwe kembali jatuh ke dalam dosa dan kekejaman.

Nahum mengumumkan, bahwa Allah akan menghukum Niniwe sekali lagi melalui banjir besar, dan kehancuran total.

 

Ayat 6 menjelaskan tentang kuasa dan murka Allah.

Tidak ada yang dapat bertahan atau menolak murka Allah.

 

Ayat 7 menunjukkan bahwa meskipun Allah maha kuasa dan menakutkan, Dia juga baik dan tempat berlindung bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya.

 

Namun, ayat 8 menegaskan bahwa kejahatan Niniwe akan tetap dihukum dengan cara yang sangat mematikan.

 

Konteks sejarah dimana Nahum bernubuat, adalah masa ketika Niniwe menguasai dan mendominasi wilayah di sekitarnya.

Nahum menyampaikan pesan Tuhan, bahwa meskipun Niniwe kuat dan menakutkan, kejahatan mereka tidak akan luput dari hukuman Tuhan.

Nahum juga memberikan penghiburan kepada orang-orang yang terhina dan tertindas oleh kekejaman Niniwe, bahwa Tuhan tidak akan membiarkan dosa dan kejahatan tidak dihukum.

 

Hal pertama yang kita lihat dalam perikop ini yaitu, bahwa Tuhan itu baik.

Sifat kebaikan Tuhan menunjukkan, bahwa Tuhan selalu menginginkan yang terbaik untuk kita.

Saat kita menghadapi kesulitan, Tuhan selalu memberikan solusi dan petunjuk yang tepat.

Dia selalu ada untuk membantu kita, tidak peduli seberapa besar masalah yang kita hadapi.

 

Saat ini, kita hidup di dunia yang penuh ketidakpastian, kesulitan dan ujian yang sulit dihadapi.

Hari-hari yang bermasalah dapat merujuk pada situasi sulit dan sulit dalam hidup, seperti kesulitan keuangan, masalah kesehatan, konflik dengan orang lain, dan sebagainya.

Dalam situasi ini, kita merindukan tempat perlindungan, di mana kita bisa merasa aman dan tenang.

 

Tuhan menawarkan diri-Nya sebagai perlindungan yang sempurna dan tak tergoyahkan.

Ketika kita mempercayai Tuhan dan mengandalkan Dia, kita dapat merasakan kehadiran-Nya dalam hidup kita.

Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan di tengah kesulitan, dan Dia memenuhi kebutuhan kita dengan kebaikan-Nya.

 

Namun, perlindungan Tuhan tidak selalu berarti bebas dari masalah.

Seperti dijelaskan dalam ayat 8, Niniwe akan dihukum dengan banjir besar dan kehancuran total.

Namun, bagi mereka yang mengandalkan Tuhan, bahkan dalam kesengsaraan dan malapetaka, Dia akan memberikan kekuatan dan penghiburan yang dibutuhkan.

 

Oleh karena itu, untuk mengalami perlindungan Tuhan, kita harus mengenal Dia dengan baik, dan mengandalkan Dia sepenuhnya.

Kita harus membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan, melalui doa dan pembacaan Alkitab.

Kita juga harus hidup dalam ketaatan dan menghindari dosa-dosa, yang dapat menghalangi hubungan kita dengan Tuhan.

 

Dalam hidup ini, kita mungkin menghadapi situasi yang sulit dan menakutkan.

Namun, jika kita mengandalkan Tuhan dan memercayai Dia sepenuhnya, kita dapat merasakan perlindungan dan kekuatan-Nya dalam hidup kita.

Allah adalah tempat perlindungan yang aman dan terjamin bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

 

Marilah kita bangun hubungan yang erat dengan Tuhan, dan hanya mengandalkan Tuhan, dalam setiap situasi

 

 

Apa Pesan Tuhan Untuk Kita?

 

Tuhan berbicara tentang hukuman-Nya atas orang Asyur yang tidak adil dan kejam.

Namun, pesan bagi orang-orang yang membutuhkan perlindungan Tuhan ketika melewati masa-masa sulit adalah, bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan yang teguh dan setia.

Tuhan dalam bacaan Firman Tuhan hari ini, digambarkan sebagai kuat dan adil dalam menghukum orang jahat.

Namun, bagi mereka yang percaya kepada-Nya dan bersekutu dengan-Nya, Tuhan adalah tempat perlindungan yang aman dan terjamin.

Tuhan dalam bacaan Firman Tuhan hari ini, menyatakan, bahwa Dia akan memberikan perlindungan bagi mereka yang mencari Dia, dan mau berlindung kepada-Nya.

Jadi, bagi orang-orang yang membutuhkan perlindungan Tuhan saat mengalami masa-masa sulit, pesan Nahum 1, ayat 6 sampai ayat 8, adalah untuk mencari perlindungan Tuhan.

Carilah keselamatan dan keamanan di dalam Tuhan, dan Dia akan memberi kita perlindungan dan keamanan yang kokoh.

Tuhan adalah tempat perlindungan yang setia dan kuat, dan Dia tidak akan meninggalkan atau membiarkan mereka, yang mengandalkan-Nya terlantar.

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?

 

Pertama-tama, kita harus percaya kepada Tuhan dan bersekutu dengan-Nya.

Hanya mereka yang percaya kepada-Nya, yang dapat menerima perlindungan dan keselamatan dari-Nya.

Berdoa adalah cara untuk berbicara dengan Tuhan dan meminta bantuan-Nya.

Dalam doa, kita bisa mencari perlindungan Tuhan, dan meminta Dia untuk membimbing kita melewati masa-masa sulit.

Firman Tuhan adalah sumber kekuatan bagi kita di saat-saat sulit.

Di dalam Firman Tuhan, kita dapat menemukan janji-janji Tuhan, tentang perlindungan dan keselamatan-Nya.

Dengan membaca Firman Tuhan, kita akan mendapatkan kekuatan, dan ketenangan pikiran yang dibutuhkan, untuk melewati masa-masa sulit.

Ketika kita sedang mengalami masa-masa sulit, seringkali mudah untuk merasa putus asa dan kehilangan harapan.

Namun, sebagai orang percaya, kita harus tetap berpegang teguh pada iman dan pengharapan kita kepada Tuhan.

Ingatlah bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan yang kokoh dan setia, dan Dia tidak akan meninggalkan atau membiarkan kita terlantar.

Semakin dekat hubungan kita dengan Tuhan, semakin besar perlindungan dan keamanan, yang akan kita rasakan.

Karena itu, kita harus meningkatkan hubungan kita dengan Tuhan melalui doa, membaca Firman Tuhan, dan melakukan ibadah secara teratur.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kita dapat menerima janji perlindungan Tuhan, dan melewati masa-masa sulit, dengan kekuatan dan ketenangan pikiran yang diberikan oleh Tuhan.

 

 

Doa Hari Ini...

 

Tuhan Yesus,

 

Kami berterima kasih atas kasih dan perlindungan-Muu, yang selalu menyertai kami dalam setiap situasi, terutama saat kami menghadapi kesulitan dan pencobaan dalam hidup.

Kami tahu bahwa Engkau selalu hadir, dan siap memberikan pertolongan-Muu, kepada mereka yang berharap kepada-Muu.

Kami bersyukur atas kekuatan, dan keberanian yang Engkau berikan kepada kami, dalam menghadapi segala cobaan hidup.

Kami merasa aman dalam perlindungan-Muu, dan Engkau telah memberi kami kepercayaan diri untuk menghadapi setiap masalah, yang datang dalam hidup kami.

Ya Tuhan, kami mohon, agar Engkau selalu membimbing kami, menguatkan iman kami dan membimbing kami dalam setiap jalan hidup kami.

Jadikan kami patuh dan setia kepada-Muu, dan selalu ingat bahwa Engkau adalah tempat berlindung yang kokoh bagi kami.

Kami juga memohon, agar Engkau memberikan perlindungan bagi keluarga, kerabat dan sahabat kami, yang sedang menghadapi berbagai cobaan hidup.

Jadikan mereka kuat dan berani, dalam menghadapi segala masalah, dan berikan pertolongan-Muu, untuk mereka dalam setiap situasi.

Terima kasih Tuhan, atas kasih-Muu yang tak terbatas, dan perlindungan-Mu yang tak pernah putus. Semoga kami selalu dapat merasakan kehadiran-Muu, dan memuji nama-Muu.

 

Kami pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.

Amin.

 

Kiranya Tuhan Menuatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...