Hidup Kudus dan Terhormat, Bekerja Keras, Sederhana, dan Saling Mengasihi. 1 Tesalonika 4: 8-12 | SBU GPIB
Tema
Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,
adalah:
Hidup
Kudus dan Terhormat, Bekerja Keras, Sederhana, dan Saling Mengasihi.
Ayat
Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah
dari 1 Tesalonika 4, ayat 8 sampai ayat 12, yang berbunyi sebagai berikut:
Karena
itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
Tentang
kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.
Hal
itu kamu lakukan juga terhadap semua saudara di seluruh wilayah Makedonia. Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih
bersungguh-sungguh lagi melakukannya.
Dan
anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus
persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu,
sehingga
kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.
Demikian
Pembacaan Alkitab. Hale luya.
Apa
Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.
1
Tesalonika 4, ayat 8 sampai ayat 12, adalah bagian dari salah satu surat paling
awal, yang ditulis oleh rasul Paulus kepada gereja di Tesalonika.
Perikop
ini berbicara tentang perilaku dan tingkah laku komunitas Kristiani, dalam
menghadapi kedatangan kembali Yesus Kristus, yang bisa terjadi kapan saja.
Paulus
memulai bagian ini dengan mendesak orang Tesalonika, untuk hidup dalam
kekudusan, menekankan bahwa mereka harus menjauhkan diri dari percabulan.
Dia
menginstruksikan orang Tesalonika, untuk mengendalikan tubuh mereka sendiri
dengan cara yang terhormat, dan tidak seperti orang kafir yang tidak mengenal
Tuhan.
Paulus
mendorong orang Tesalonika, untuk melihat, dan menyadari, bahwa diri mereka
telah dipilih oleh Tuhan sendiri, dan oleh karena itu, mereka harus menjalani
kehidupan, yang sesuai dengan panggilan mereka.
Paulus
kemudian menasihati orang Tesalonika untuk saling mengasihi, mengingatkan
mereka bahwa mereka telah diajar untuk melakukannya.
Paulus
mendorong mereka, untuk terus tumbuh dalam kasih mereka satu sama lain, dan
hidup dalam damai satu sama lain.
Instruksi
ini mencerminkan pentingnya persekutuan Kristen, dan peran yang dimainkannya
dalam kehidupan orang percaya.
Terakhir,
Paulus membahas masalah pekerjaan, mendesak orang Tesalonika untuk menjalani
kehidupan yang tenang, dan bekerja dengan tangan mereka sendiri.
Paulus
tampaknya menanggapi beberapa orang di gereja Tesalonika, yang tidak bekerja
tetapi malah menimbulkan masalah, dan menjadi beban masyarakat.
Paulus
menekankan pentingnya menafkahi diri sendiri, dan tidak bergantung pada orang
lain, terutama mengingat kedatangan Yesus Kristus, yang bisa datang kapan saja.
Singkatnya,
perikop ini menekankan pentingnya menjalani kehidupan yang suci dan terhormat,
saling mengasihi, dan bekerja keras untuk menafkahi diri sendiri.
Ini
semua adalah aspek kehidupan Kristiani yang penting, untuk menjalani kehidupan
yang menyenangkan Allah, dan yang mempersiapkan seseorang, untuk kedatangan
Yesus Kristus kembali.
Apa
Pesan Tuhan Untuk Kita?
Pesan
Tuhan bagi kita hari ini, seperti terungkap dalam 1 Tesalonika 4, ayat 8 sampai
ayat 12, adalah hidup kudus dan terhormat, bekerja keras, hidup sederhana, dan
saling mengasihi.
Kita
dipanggil untuk mengejar kehidupan yang kudus, menjauhkan diri dari percabulan,
dan mengendalikan tubuh kita dengan cara yang menyenangkan Tuhan.
Kita
juga dipanggil untuk bekerja keras, dan menafkahi diri kita sendiri dan
keluarga kita, hidup sederhana dan bertanggung jawab.
Dan,
akhirnya, kita dipanggil untuk saling mengasihi, membangun gereja sebagai
komunitas orang percaya, yang saling memperhatikan, dan mencerminkan kasih
Kristus kepada dunia.
Apa
Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?
Untuk
menghidupi pesan ini, kita harus berusaha untuk memupuk kehidupan yang
menyenangkan Tuhan.
Kita
harus berusaha menghindari amoralitas seksual, dan hidup dengan cara yang
mencerminkan identitas kita sebagai anak-anak Allah.
Kita
juga harus bekerja keras, dan bertanggung jawab atas hidup kita sendiri,
menafkahi diri kita sendiri dan keluarga kita, dengan cara yang memuliakan
Tuhan.
Dan
akhirnya, kita harus saling mengasihi, membangun gereja sebagai komunitas orang
percaya, yang saling memperhatikan, dan mencerminkan kasih Kristus kepada
dunia.
Mari
Kita Berdoa...
Tuhan
Yesus,
kami
berterima kasih atas pesan Tuhan kepada kami hari ini.
Kami
berdoa kiranya Tuhan menolong kami, untuk dapat menjalani hidup yang kudus dan
terhormat, bekerja keras, hidup sederhana, dan saling mengasihi.
Berilah
kami kekuatan dan hikmat, untuk menjalani hidup yang berkenan kepada-Muu, dan
bantulah kami untuk menjadi komunitas orang percaya, yang saling peduli dan
mencerminkan kasih Kristus kepada dunia.
Kami
pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.
Amin.
Kiranya
Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar