Injil, Membawa Kita Dari Berhala Kepada Tuhan Yang Benar. 1 Tesalonika 1: 2-5 | SBU GPIB Sangkakala.
Tema
Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,
adalah:
Injil,
Membawa Kita Dari Berhala Kepada Tuhan Yang Benar.
Ayat
Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah
dari 1 Tesalonika 1, ayat 2 sampai ayat 5, yang berbunyi sebagai berikut:
Kami
selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut
kamu dalam doa kami.
Sebab
kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan
ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan
Allah dan Bapa kita.
Dan
kami tahu, hai saudara-saudara yang dikasihi Allah, bahwa Ia telah
memilih kamu.
Sebab
Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan
kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan
dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami
bekerja di antara kamu oleh karena kamu.
Demikian
Pembacaan Alkitab. Hale luya.
Apa
Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.
Surat
1 Tesalonika, adalah salah satu surat dalam Alkitab Perjanjian Baru, yang
ditulis oleh rasul Paulus kepada komunitas Kristen di Tesalonika.
Surat
itu diawali dengan salam dan ungkapan terima kasih, atas iman dan kasih jemaat
Tesalonika yang hidup, yang menunjukkan adanya pengharapan kekal di dalam
jemaat.
Dalam
ayat-ayat ini, Paulus berbicara kepada orang Tesalonika, dengan nada yang
hangat dan penuh kasih sayang, memuji teladan iman mereka, dan pengaruhnya
terhadap orang lain.
Dalam
ayat 2 dan ayat 3, Paulus memuji orang Tesalonika atas iman, kasih, dan
ketekunan pengharapan mereka, kepada Tuhan Yesus.
Dia
menuliskan, bahwa dia dan rekan-rekan misionarisnya, tak putus-putusnya berdoa
untuk mereka, dan berterima kasih atas iman dan kasih mereka.
Orang
Tesalonika telah menerima pesan Injil dengan sangat antusias, dan telah
menunjukkan komitmen mereka terhadapnya, melalui tindakan mereka.
Di
ayat 5, Paulus menekankan kekuatan dan keaslian pesan Injil.
Dia
mengingatkan orang Tesalonika bahwa mereka tidak hanya mendengar pesan dari
manusia, tetapi dari Tuhan sendiri, dan pesan ini memiliki efek transformatif
dalam hidup mereka.
Pesan
ini bukan hanya kata-kata, tetapi juga disertai oleh kekuatan Roh Kudus, dan
keyakinan yang mendalam.
Paulus
menyoroti dampak positif orang Tesalonika terhadap orang lain.
Dia
mencatat, bahwa iman dan kasih mereka, telah menjadi terkenal di seluruh
wilayah, dan teladan mereka telah mengilhami orang lain, untuk berpaling dari penyembahan
berhala, dan mengikuti Tuhan yang benar.
Penekanan
pada dampak penginjilan jemaat Tesalonika ini, merupakan tema yang berkelanjutan
sepanjang surat ini, sebagaimana Paulus mendorong mereka, untuk terus
menyebarkan pesan Injil kepada orang lain.
Ringkasnya,
1 Tesalonika 1, ayat 2 sampai ayat 5, mengungkapkan rasa syukur dan kasih
sayang Paulus kepada orang Tesalonika, memuji teladan iman dan tindakan kasih
mereka, menekankan kekuatan dan keaslian pesan Injil, dan menyoroti pengaruh
positif mereka terhadap orang lain.
Ayat-ayat
ini memberikan konteks penting untuk memahami sisa surat ini, yang mencakup
nasihat untuk terus menghidupi iman mereka, dan menyebarkan pesan Injil kepada
orang lain.
Apa
Pesan Tuhan Untuk Kita?
Iman
bukan hanya masalah kepercayaan atau persetujuan intelektual, tetapi harus
disertai dengan tindakan kasih untuk orang lain.
Tuhan
ingin, agar kita memeriksa, bagaimana iman kita diungkapkan dalam kehidupan
sehari-hari, dan bagaimana kita dapat menunjukkan kasih, kepada orang-orang di
sekitar kita.
Harapan
bukan hanya angan-angan atau optimisme, tetapi harapan yang pasti, bahwa Allah
akan memenuhi janji-janji-Nya.
Tuhan
ingin, agar kita berpegang teguh pada peharapan kita di dalam Kristus, bahkan
dalam keadaan sulit, dan pengharapan kita dapat mendorong orang lain, untuk
melakukan hal yang sama.
Pesan
Injil, memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan kita, dan komunitas kita, dan
bahwa tindakan kasih dan iman kita, dapat menjadi kesaksian yang kuat bagi
orang-orang di sekitar kita.
Tuhan
ingin, agar kita mempertimbangkan, bagaimana kita dapat menjadi terang bagi
Kristus di lingkungan pengaruh kita sendiri, dan untuk membagikan pesan Injil,
kepada orang lain yang sedang mencari harapan dan makna dalam kehidupan.
Pesan
ini tercermin dalam kata-kata Tuhan Yesus dalam Matius 5, ayat 16, di mana Dia
berkata, " Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik, dan
memuliakan Bapamu yang di sorga."
Apa
Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita?
Kita
harus berusaha menjalani kehidupan, yang mencerminkan iman kita kepada Kristus,
menunjukkan kasih dan kebaikan kepada orang lain, dan menghindari perilaku yang
bertentangan dengan kehendak Allah.
Kita
harus dengan sengaja berbagi pesan Injil dengan orang-orang di sekitar kita,
baik melalui kata-kata, terlebih lagi melalui tindakan kita.
Kita
dapat menjadi saksi Kristus dalam komunitas, tempat kerja, dan keluarga kita,
menunjukkan kepada orang lain, iman, harapan dan kasih, yang telah kita temukan
di dalam Tuhan Yesus.
Kita
harus berpegang teguh pada pengharapan kita di dalam Kristus, bahkan ketika
kita menghadapi kesulitan dan tantangan dalam hidup.
Kita
dapat menemukan kekuatan dan penghiburan dalam janji-janji Allah, percaya bahwa
Dia setia, dan akan memenuhi janji-janji-Nya kepada kita.
Kita
juga harus memupuk kehidupan doa, baik untuk diri kita sendiri, maupun untuk
orang lain.
Kita
dapat membawa dalam doa kepada Tuhan, semua kebutuhan dan keprihatinan kita,
dan juga menjadi perantara atau syafaat bagi orang lain, yang membutuhkan kasih
karunia dan belas kasihan Tuhan.
Dengan
menjalani kehidupan yang diubahkan, membagikan Injil kepada orang lain,
berpegang teguh pada pengharapan kita di dalam Kristus, dan memupuk kehidupan
doa, kita dapat menunjukkan kepastian Injil, dan menunjukkan kepada orang lain
kasih dan pengharapan yang telah kita temukan di dalam Yesus Kristus.
Doa
Hari Ini...
Tuhan
Yesus,
Kami
datang ke hadapan Tuhan hari ini, dengan hati penuh rasa syukur, atas karunia
berharga berupa Injil Kristus, yang telah kami terima.
Terima
kasih, karena Tuhan telah mati bagi dosa-dosa kami, dan bangkit dari kematian,
sehingga kami dapat memiliki hidup yang kekal, melalui iman kami kepada Tuhan Yesus.
Terima
kasih atas kuasa Injil, yang telah mengubah hidup kami, dan memberi kami
harapan dan kedamaian, di tengah dunia yang telah rusak ini.
Terima
kasih atas cinta kasih, yang telah Tuhan tunjukkan kepada kami, dan atas kasih
karunia dan pengampunan, yang telah kami terima melalui pengorbanan Tuhan Yesus.
Kami
berdoa, agar Tuhan terus mengungkapkan kebenaran Injil kepada kami setiap hari,
dan agar Tuhan membantu kami, untuk hidup dengan cara yang menghormati dan
memuliakan Tuhan.
Semoga
hidup kami menjadi kesaksian akan kekuatan kasih-Muu, dan kepastian akan
janji-janji-Muu.
Pakailah
kami, untuk membagikan kabar baik ini kepada orang lain, yang sedang mencari
harapan dan makna, dalam hidup mereka.
Kami
pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.
Amin.
Kiranya
Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar