Langsung ke konten utama

"Menantikan Kedatangan Yesus Kembali Dengan Iman". Kisah Para Rasul 1: 10-11 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,

adalah:

 

"Menantikan Kedatangan Yesus Kembali Dengan Iman".

 

Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kisah Para Rasul 1, ayat 10 sampai ayat 11, yang berbunyi sebagai berikut:

 

 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, 

 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

 

Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.

 

 

Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.

 

Kisah Para Rasul 1, ayat 10 dan ayat 11, menggambarkan momen, ketika Yesus naik ke surga, setelah kebangkitannya.

 

Dalam ayat-ayat sebelumnya, Yesus memerintahkan murid-muridnya, untuk menunggu di Yerusalem, sampai Roh Kudus turun ke atas mereka.

Saat Yesus naik ke surga, para murid berdiri di sana dengan takjub, dan terus memandang ke langit.

Dua pria berpakaian putih muncul, dan bertanya, mengapa mereka berdiri di sana sambil menatap kelangit?

Keduanya juga mengingatkan mereka, bahwa Yesus akan kembali dengan cara yang sama, sama seperti saat Dia naik.

 

Makna atau maksud perikop ini adalah untuk menekankan janji akan kembalinya Yesus, dan pentingnya iman dan komitmen yang berkelanjutan, dari para murid terhadap ajaran dan jan-Nya.

Itu menunjukkan, bahwa Yesus telah menyelesaikan misinya di bumi, dan kembali kepada Bapa di Surga, tetapi Dia akan datang kembali, memenuhi janjinya, untuk mendirikan kerajaan Allah di bumi.

Tugas para murid adalah terus menyebarkan pesan Injil, dan hidup sesuai dengan ajaran Yesus, sampai kedatangan-Nya kembali.

 

Bagian ini juga menyoroti sifat supernatural dari kenaikan Yesus, menunjukkan keilahian dan otoritasnya.

Kehadiran kedua pria berbaju putih itu, menunjukkan bahwa peristiwa ini bukan sekadar peristiwa fisik, tetapi memiliki makna spiritual.

Tanggapan para murid, yang berdiri di sana sambil menatap ke langit, menunjukkan keheranan dan ketakjuban mereka, atas apa yang baru saja mereka saksikan, tetapi kedua orang itu mengingatkan mereka, untuk fokus pada tugas yang ada, sambil tetap mengingat, janji kedatangan Yesus kembali.

 

Secara keseluruhan, Kisah Para Rasul 1, ayat 10 dan ayat 11, berfungsi sebagai pengingat bagi orang percaya, akan pentingnya menjaga iman, dan hidup sesuai dengan ajaran Yesus, sekaligus menyoroti sifat supranatural kenaikan Yesus, dan janji kedatangannya kembali.

 

Apa Pesan Tuhan Untuk Kita Yang Hidup di Masa Kini?

 

Perikop ini mengingatkan kita, akan janji kedatangan Yesus kembali, dan mendorong kita, untuk menantikannya dengan iman.

 

Saat kita merenungkan pesan ini, pada hari ini, kiranya Tuhan berbicara kepada kita melalui firman-Nya, dan semoga kita terdorong untuk hidup dengan iman dan bertujuan, hingga hari kedatangan-Nya kembali.

 

Pesan Tuhan ini, adalah pesan pengharapan dan dorongan.

Ketika para murid menyaksikan Yesus naik ke surga, mereka dipenuhi dengan kekaguman dan ketakjuban.

Tapi kemudian, dua pria berpakaian putih muncul, dan bertanya, mengapa mereka berdiri, sambil menatap ke langit.

Orang-orang itu mengingatkan para murid, bahwa Yesus akan datang kembali, dengan cara yang sama seperti dia naik, dan mereka mendorong mereka untuk terus menyebarkan pesan Injil, sampai hari itu.

 

Saat Tuhan Yesus naik ke Surga, posisi tangan-Nya sedang memberkati para pengikut-Nya, artinya, saat kedatangan Yesus kembali nanti, posisi tangan-nya juga sedang memberkati, maka kita boleh percaya, bahwa pada saat ini pun, tangan Tuhan Yesus, terus dalam kondisi memberkati kita.

 

Pesan ini sama relevannya bagi kita yang hidup di masa sekarang.

Saat kita melihat sekeliling kita, kita melihat dunia yang penuh dengan tantangan dan kesulitan, kita mungkin tergoda untuk kehilangan pengharapan, atau menyerah pada iman kita.

Tetapi pesan Tuhan hari ini, mau mengingatkan kita, bahwa Yesus akan datang kembali, dan bahwa kita harus menunggunya dengan iman.

Kita tidak boleh teralihkan oleh hal-hal dunia ini, tetapi sebaliknya, kita harus mengarahkan pandangan kita pada Yesus, dan kepada janji hidup kekal, bersama-Nya.

 

 

Apa Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita Sehari-hari?

 

Sebagai orang Kristen, kita harus menerapkan pesan Tuhan, dengan hidup beriman dan bertujuan.

Kita tidak boleh berkecil hati dengan tantangan dunia ini, tetapi sebaliknya, kita harus percaya pada kekuatan, dan kehadiran Tuhan.

Kita harus berkomitmen, untuk hidup sesuai dengan ajaran Yesus, dan kita harus terus menyebarkan pesan Injil, kepada orang-orang di sekitar kita.

 

Salah satu cara, kita dapat menerapkan pesan ini, adalah dengan hidup, dalam kondisi seolah-olah kita sedang menghadapi kritis, dan selalu dalam keadaan kepepet.

Kita harus selalu berusaha, keluar dari zona nyaman kita.

Yesus dapat kembali kapan saja, dan kita harus siap untuk kedatangan-Nya kembali.

Ini berarti bahwa kita, hendaknya tekun dalam upaya kita, untuk hidup sesuai dengan ajarannya, membagikan Injil kepada orang lain, dan hidup dengan tujuan, dan bermakna.

 

Kita juga harus didorong untuk bertekun dalam iman kita.

Terkadang, jalannya mungkin sulit, tetapi kita dapat menguatkan hati kita, karena mengetahui bahwa Yesus akan datang kembali.

Kita harus berpegang teguh pada iman kita, dan kita harus percaya pada janji-janji Allah.

 

Akhirnya, kita harus didorong untuk hidup dengan pengharapan.

Janji kembalinya Yesus, memberi kita harapan untuk masa depan, dan mengingatkan kita, bahwa dunia ini bukanlah rumah kita.

Kita dapat menantikan hari, ketika Yesus akan datang kembali, dan mendirikan kerajaannya di bumi.

Sampai saat itu, kita harus hidup dengan keyakinan iman, dan hidup yang memiliki tujuan, mengetahui bahwa usaha kita, tidaklah sia-sia.

 

 

Doa Hari Ini...

 

Tuhan Yesus,

 

kami berterima kasih atas pesan Tuhan dalam Kisah Para Rasul 1, ayat 10 dan ayat 11, sebagai pengingat bagi kami, bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali.

Kami berdoa agar Tuhan menolong kami, untuk hidup dengan iman, yang memiliki tujuan, bahkan di tengah tantangan dunia ini.

Kami berdoa, kitanya Tuhan menolong kami, untuk tekun dalam upaya kami menyebarkan pesan Injil, dan untuk hidup, sesuai dengan ajaran Tuhan.

Kami berdoa, kiranya Tuhan memberi kami pengharapan untuk masa depan, dan menguatkan kami, untuk mampu bertahan, dalam iman kami.

 

Kami pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.

Amin.

 

Kiranya Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran. Matius 28: 11-15 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Dusta Dan Kompromi, Tidak Mampu Menutupi Kekuatan Kebenaran.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Matius 28, ayat 11 sampai ayat 15, yang berbunyi sebagai berikut:    Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.   Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu   dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.   Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."   Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera i...

Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan. Efesus 5:15-16 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Hidup Bijaksana, Di Dunia Yang Penuh Kebodohan.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Efesus 5, ayat 15 sampai ayat 16, yang berbunyi sebagai berikut:    Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,   dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.     Demikian Pembacaan Alkitab. Hale luya.     Apa Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.   Efesus 5, ayat 15 dan ayat 16, adalah bagian dari Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dari kitab Efesus. Untuk memahami isi, makna, dan maksudnya, penting untuk mempertimbangkan konteks kitab yang lebih luas dan ayat-ayat spesifiknya.   Kitab Efesus ditulis oleh rasul Paulus, dan berfungsi sebagai surat kepada komunitas Kristen mula-mula di Efesus...

Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya. Kejadian 1: 14-19 | SBU GPIB Sangkakala.

Tema Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini, adalah:   Kasih dan Perhatian Tuhan, Tercermin Dalam Keagungan Ciptaan-Nya.   Ayat Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah dari Kejadian 1, ayat 14 sampai ayat 19, yang berbunyi sebagai berikut:      Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,  dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.  Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untu...