Otoritas Tuhan, Kita Tanggapi Dengan Tunduk Pada Pemerintahan-Nya. Mazmur 29: 9-11 | SBU GPIB Sangkakala.
Tema
Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,
adalah:
Otoritas
Tuhan, Kita Tanggapi Dengan Tunduk Pada Pemerintahan-Nya.
Ayat
Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah
dari Mazmur 29, ayat 9 sampai ayat 11, yang berbunyi sebagai berikut:
Suara TUHAN membuat beranak rusa betina yang mengandung, bahkan,
hutan digundulinya; dan di dalam bait-Nya setiap orang berseru:
"Hormat!"
TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam
sebagai Raja untuk selama-lamanya.
TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, TUHAN
kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera!
Demikian
Pembacaan Alkitab. Hale luya.
Apa
Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.
Mazmur
29, ayat 9 sampai ayat 11, adalah bagian dari himne, atau kidung pujian, yang
memuji kekuatan dan keagungan Tuhan di tengah badai. Pemazmur menggambarkan
suara Tuhan sebagai gemuruh guruh, yang mau mengatakan, bahwa Tuhan memiliki
kekuatan, dan kemegahan yang besar.
Dalam
ayat bacaan Alkitab hari ini, pemazmur menekankan dampak suara Tuhan, baik
terhadap ciptaan, maupun manusia. Kalimat, "Suara Tuhan membuat rusa
melahirkan, dan mampu menggunduli hutan, dan di semua orang berseru, 'Hormat
Kepada Yang Mulia!,'" mau menyoroti betapa agungnya Tuhan, yang bahkan
suara-Nya memiliki kekuatan, untuk membawa perubahan besar. khususnya di alam, yang
digambarkan dengan lahirnya bayi-bayi binatang.
Mazmur
ini diakhiri dengan mengakui otoritas dan pemerintahan Allah, menegaskan bahwa
Tuhan duduk bertahta sebagai raja selamanya. Itu menyatakan bahwa Tuhan memberi
kekuatan dan berkat kepada umat-Nya, memberi mereka kedamaian. Bagian terakhir
mazmur ini menyampaikan pesan kepastian, dan kepercayaan pada kedaulatan, dan
perlindungan Tuhan, menekankan sifat abadi pemerintahan-Nya, dan kedamaian yang
berasal dari hubungan dengan-Nya.
Apa
Pesan Tuhan Untuk Kita Yang Hidup di Masa Kini?
Di
tengah tantangan dan ketidakpastian konteks kekinian, Mazmur 29, ayat 9 sampai
ayat 11, menyampaikan pesan yang kuat bagi kita, sebagai pengikut Kristus.
Di
tengah dunia yang penuh dengan kekacauan dan kerusuhan, suara Tuhan menggema
dengan kekuatan dan kekuasaan. Dia mengingatkan kita akan otoritas dan kedaulatan-Nya,
bahkan ketika keadaan kita tampak luar biasa, buruknya. Sama seperti suara
Tuhan yang menggunduli hutan dalam mazmur, Tuhan dapat menghilangkan kecemasan
dan ketakutan, yang membebani hati kita. Dia merindukan kita untuk percaya pada
pemerintahan-Nya yang teguh, mengetahui bahwa Dia memegang segala sesuatu di
tangan-Nya, yang handal.
Selain
itu, keinginan Tuhan bagi kita adalah, menemukan kekuatan dan kedamaian di
hadirat-Nya. Dia tidak meninggalkan kita dalam perjuangan kita, tetapi
mengundang kita untuk berlindung, hanya kepada-Nya. Di dunia yang terus-menerus
merenggut perhatian dan kesetiaan kita, suara Tuhan memanggil kita untuk tunduk,
hanya pada aturan-Nya. Dengan menyelaraskan diri kita dengan otoritas-Nya, kita
dapat mengalami kuasa transformasi-Nya, yang memberikan kekuatan, yang kita
butuhkan untuk menghadapi setiap pencobaan, dan kedamaian, yang melampaui
segala akaliah kita.
Apa
Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita Sehari-hari?
Sebagai
pengikut Kristus, sangat penting bagi kita, untuk mengenali otoritas Allah
dalam hidup kita, dan menanggapinya dengan ketaatan penuh. Pertama, kita harus
menyerahkan kehendak dan keinginan kita sendiri pada aturan-Nya. Dalam budaya
yang mempromosikan egoisme dan otonomi, kita dipanggil untuk dengan rendah hati
tunduk, pada rencana dan tujuan Allah. Marilah kita percaya bahwa jalan-jalan
Tuhan, lebih tinggi dari jalan kita, dan bahwa rencana akhir-Nya, pasti menghasilkan
kebaikan terbesar bagi kita.
Kedua,
tanggapan kita terhadap otoritas Allah, harus ditandai dengan ketaatan dan
penatalayanan yang setia. Sebagai orang Kristen, kita dipercayakan dengan
tanggung jawab, untuk menghidupi iman kita di dunia. Ini berarti mematuhi
perintah-Nya, mengasihi sesama kita, dan secara aktif berpartisipasi dalam
pekerjaan penebusan-Nya. Marilah kita dengan sengaja menggunakan talenta,
sumber daya, dan pengaruh kita, untuk memajukan dan memperluas kerajaan Allah
di bumi ini, menyadari bahwa semua otoritas, hanya berasal dari Dia.
Ketiga,
tanggapan kita terhadap otoritas Allah, harus ditandai dengan penyembahan dan pemujaan
yang tulus. Sama seperti semua makhluk berteriak, "Hormat!," mari
kita nyatakan kebesaran Tuhan, dalam hidup kita sehari-hari. Semoga perkataan,
tindakan, dan sikap kita, mencerminkan kemuliaan Allah yang kita layani. Saat
kita berkumpul dalam ibadah, marilah kita mempersembahkan seluruh keberadaan
kita, sebagai persembahan yang hidup, mengagungkan nama-Nya, dan bersaksi
tentang kuasa pemerintahan-Nya.
Doa
Hari Ini...
Tuhan
Yesus,
kami
berterima kasih kepada-Muu, karena telah mengingatkan kami akan otoritas dan
kedaulatan-Muu. Bantu kami untuk menyerahkan hidup kami pada Pemerintahan Tuhan,
menemukan kekuatan dan kedamaian di hadirat Tuhan. Mampukan kami untuk dengan
patuh menghidupi iman kami, menggunakan karunia kami untuk menghormati-Muu, dan
melayani orang lain. Semoga penyembahan dan kesaksian kami, memuliakan nama
Tuhan, dan semoga kami selalu menemukan keamanan dan kebahagiaan kami, dalam
pemerintahan abadi Tuhan.
Kami
pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.
Amin.
Semoga
otoritas Tuhan membimbing setiap langkah kita, dan semoga kasih karunia-Nya
menopang kita, saat kita tunduk di bawah Pemerintahan-Nya. Amin.
Kiranya
Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar