Tema
Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,
adalah:
Semua
Ciptaan, Sambutlah Raja Kemuliaanmu.
Ayat
Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah
dari Mazmur 24, ayat 9 sampai ayat 10, yang berbunyi sebagai berikut:
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah
kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
"Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN
semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela
Demikian
Pembacaan Alkitab. Hale luya.
Apa
Isi Firman Tuhan ini, dan tentang apa.
Dalam
konteks kitab mazmur, ayat-ayat bacaan Alkitab kita hari ini, adalah bagian
dari deklarasi kemenangan kedaulatan Tuhan, dan undangan untuk masuk ke ruang maha
suci, di bait suci di Yerusalem.
Isi
dari ayat-ayat ini, menyoroti gambaran yang kuat, dan bersifat simbolis.
Gerbang dan pintu kuno dipanggil untuk ditinggikan, yang menandakan pintu masuk
yang megah, yang cocok untuk masuknya seorang raja. Bahasa yang digunakan
menggambarkan suasana penantian dan penghormatan, saat orang-orang dihimbau
untuk mempersiapkan diri, menyambut kedatangan Raja Kemuliaan. Gambaran yang
hidup ini, menekankan keagungan dan kemuliaan Tuhan.
Makna
atau tujuan dari ayat-ayat ini, terletak pada panggilan mereka, untuk mengakui
dan memuliakan Tuhan, sebagai Raja kemuliaan tertinggi. Pengulangan pertanyaan
"Siapakah Raja Kemuliaan itu?," menekankan perlunya pengakuan dan
pemahaman tentang otoritas ilahi Allah. Itu berfungsi sebagai pengingat bagi
para penyembah, bahwa Tuhan, yang memerintah bala tentara surgawi, dan yang
memiliki semua kekuasaan dan kemuliaan, adalah Dia yang layak, untuk dihormati
dan disembah, dalam kebaktian.
Apa
Pesan Tuhan Untuk Kita Yang Hidup di Masa Kini?
Dalam
konteks kehidupan kita masa kini, kita diingatkan akan pesan dan keinginan
Tuhan bagi kita, yang hidup dalam ciptaan Allah, yang menakjubkan ini. Mari
kita selidiki makna mendalam di balik ayat-ayat ini, dan temukan bagaimana
kita, sebagai orang Kristen, harus menanggapi panggilan Tuhan.
Saat
kita melihat ke langit malam, dan merenungkan keajaiban alam semesta, kita
diingatkan akan kecilnya kita, dibandingkan dengan ciptaan Tuhan yang luas.
Dalam konteks sekarang ini, keinginan Tuhan bagi kita adalah, merangkul kerendahan
hati, yang dipenuhi dengan kekaguman. Ajakan untuk "angkat kepalamu, hai
pintu gerbang!," memanggil kita untuk mengangkat pandangan kita, melampaui
perspektif kita yang terbatas, dan mengakui keagungan Raja kemuliaan kita.
Marilah kita dengan rendah hati, mengakui bahwa kita adalah bagian dari sesuatu
yang jauh lebih besar, dan tujuan kita ditemukan dalam penyerahan diri kita
kepada Dia, yang memegang alam semesta di tangan-Nya.
Sama
seperti pintu gerbang, dan pintu bait suci diangkat, untuk menyambut Raja
kemuliaan, demikian pula kita dipanggil untuk membuka gerbang hati dan hidup,
kita untuk menerima Dia, Raja Kemuliaan. Dalam konteks sekarang, pesan Tuhan
bagi kita adalah, untuk menciptakan ruang sakral di dalam hati kita sendiri, di
mana Raja kemuliaan dapat bersemayam. Kita harus memelihara hubungan yang intim
dengan Tuhan, melalui doa, meditasi, dan mempelajari Firman-Nya. Dengan
mengundang hadirat-Nya ke dalam setiap aspek kehidupan kita, kita mengizinkan
Dia mengubah kita, membentuk kita menjadi bejana, yang memantulkan
kemuliaan-Nya, di tengah luasnya alam semesta.
Dalam
konteks kita saat ini, di mana ilmu pengetahuan dan penemuan tentang alam
semesta berlimpah, pesan Tuhan bagi kita adalah, untuk mewartakan Raja
kemuliaan kepada dunia. Kita dipanggil untuk menjadi saksi kebesaran-Nya, dan
membagikan kabar baik keselamatan, melalui Yesus Kristus. Sebagai orang
Kristen, kita memiliki hak istimewa dan tanggung jawab, untuk memantulkan
kemuliaan Allah, melalui perkataan, tindakan, dan kasih kita kepada orang lain.
Mari kita dengan berani menyatakan Raja kemuliaan, yang memerintah atas semua
ciptaan, dan mengundang orang lain untuk bergabung dengan kita, dalam menyambut
kehadiran Tuhan Yesus, ke dalam hidup mereka.
Apa
Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita Sehari-hari?
Kita
harus terus menerus mengingatkan diri kita, akan betapa kecilnya kita, di
hadapan ciptaan Allah yang maha luas. Kita harus rendah hati dalam mengagumi
keagungan Tuhan. Kita harus mencari kesempatan, untuk mengagumi keajaiban alam
semesta, dan biarkan itu mengilhami rasa hormat, bagi Sang Pencipta, yaitu
Yesus Kristus, Raja kemuliaan kita.
Kita
harus mendedikasikan waktu kita setiap hari, untuk menciptakan ruang sakral
bagi Tuhan dalam hidup kita. Melalui doa, meditasi, dan mempelajari Firman-Nya,
kita mengundang Yesus, untuk masuk ke dalam hati kita, dan mengubah kita dari
dalam, agar perubahan itu terpancar ke luar. Kita harus menyerahkan keinginan kita
kepada Tuhan, dan menyelaraskan keinginan kita, dengan kehendak-Nya, biarkan
kehadiran-Nya, membimbing dan membentuk pikiran, perkataan, dan tindakan Anda.
Doa
Hari Ini...
Tuhan
Yesus,
Sang
Raja Kemuliaan, kami kagum akan ciptaan-Mu yang luas, dan mengakui betapa
kecilnya kami jika dibandingkannya. Dengan rendah hati, kami membuka gerbang
hati kami, mengundang Tuhan Yesus untuk masuk dan tinggal di dalam hati kami.
Bantu kami menciptakan ruang sacral di hati kami, di mana kehadiran Tuhan dapat
mengubah kami. Berdayakan kami untuk mewartakan kemuliaan-Mu, kepada dunia ini,
dan memimpin orang lain untuk menyambut-Mu, sebagai Raja mereka.
Kami
pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.
Amin.
Kiranya
Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar