Tema
Renungan Firman Tuhan untuk renungan hari ini,
adalah:
Mempercayakan
Diri Pada Tuhan Sepanjang Masa.
Ayat
Alkitab, yang kita baca sesuai bacaan Sabda Bina Umat G P I B hari ini, adalah
dari Mazmur 119, ayat 121 sampai ayat 128, yang berbunyi sebagai berikut:
Aku telah menjalankan hukum dan keadilan; janganlah
menyerahkan aku kepada pemeras-pemerasku!
Jadilah jaminan bagi hamba-Mu untuk kebaikan, janganlah
orang-orang yang kurang ajar memeras aku.
Mataku sangat merindukan keselamatan dari
pada-Mu dan merindukan janji-Mu yang adil.
Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, dan
ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti, supaya
aku tahu peringatan-peringatan-Mu.
Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah
merombak Taurat-Mu.
Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih
dari pada emas, bahkan dari pada emas tua.
Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan
segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci.
Peringatan-peringatan-Mu ajaib, itulah sebabnya
jiwaku memegangnya.
Demikian
Pembacaan Alkitab. Hale luya.
Apa
Konteks Firman Tuhan ini.
Mazmur
119, ayat 121 sampai ayat 128, merupakan bagian dari Mazmur 119, yang terdiri
dari 176 ayat. Mazmur ini adalah puisi akrostik, dengan setiap bait dimulai
dengan huruf alfabet Ibrani, secara berurutan dari Alfa sampai Omega. Ini
adalah proklamasi akan kebesaran hukum Allah, dan pentingnya hidup sesuai
dengan perintah-Nya.
Pada
bagian khusus ini, (yaitu ayat 121 sampai ayat 128), pemazmur mengungkapkan
kerinduan mereka yang mendalam, akan keadilan dan perlindungan Tuhan, dalam
menghadapi penindasan dan penganiayaan. Mereka mengakui ketergantungan mereka
pada Tuhan, dan pada penghakiman-Nya yang adil, yang akan menopang hidup mereka.
Pemazmur menekankan komitmen mereka untuk mengikuti ajaran Tuhan, bahkan di
tengah kesulitan, dan mencari pembebasan dari tangan orang fasik.
Pemazmur
bertekad untuk mematuhi ketetapan dan kesaksian Tuhan, karena mereka memahami,
bahwa mengikuti perintah-perintah-Nya, akan menuntun mereka pada kehidupan yang
benar dan memuaskan. Mereka menyatakan kesetiaan mereka pada jalan Tuhan, dan meninggalkan
jalan kepalsuan dan penipuan. Meskipun menghadapi musuh dan perlakuan yang
tidak adil, pemazmur tetap teguh dalam pengabdiannya kepada Tuhan, dan hanya
mencari bimbingan dan pengertian Tuhan.
Bagian
ini mencerminkan ketergantungan pemazmur pada firman Allah sebagai sumber
penghiburan, kekuatan, dan bimbingan. Mereka menemukan penghiburan dalam
merenungkan hukum-hukum-Nya, dan mencari campur tangan-Nya, untuk memelihara
hidup mereka, dan menegakkan keadilan. Kata-kata pemazmur, mencerminkan
kepercayaan yang mendalam pada kesetiaan Tuhan, dan keinginan untuk
menyelaraskan hidup mereka dengan jalan kebenaran-Nya, bahkan dalam menghadapi
tantangan dan pertentangan.
Apa
Pesan Tuhan Untuk Kita Yang Hidup di Masa Kini?
Saudara
dan saudari terkasih dalam Kristus, di tengah tantangan dan ketidakpastian
konteks kita saat ini, kita perlu merenungkan Firman Tuhan dan memperoleh
kekuatan darinya. Hari ini, fokus kita adalah pada Mazmur 119, ayat 121 sampai
ayat 128, di mana kita menemukan pelajaran berharga tentang mempercayakan diri kita
kepada Tuhan selamanya. Saat kita menjalani hidup, kita perlu melabuhkan
kepercayaan kita pada janji-janji Tuhan, menyelaraskan keinginan kita dengan
kehendak-Nya, dan mencari bimbingan-Nya dalam segala hal.
Dalam
konteks sekarang, kita akan selalu diperhadapkan dengan berbagai masalah dan kesulitan.
Pemazmur
mengingatkan kita bahwa Tuhan itu setia, dan kita dapat mempercayai Dia untuk
membebaskan kita dari penindasan dan kesengsaraan.
Kita
dimintaa untuk berpegang teguh pada keyakinan, bahwa Tuhan melihat pergumulan
kita, dan bekerja untuk kebaikan kita.
Seringkali,
keinginan kita bertentangan dengan keinginan Tuhan, khususnya dalam memenuhi
kebutuhan dan keinginan kita.
Pemazmur
mengakui pentingnya menginginkan perintah-perintah Allah dan mencari
hikmat-Nya.
Kita
diminta untuk memeriksa hati kita, dan menyerahkan keinginan kita kepada Tuhan,
menyelaraskannya dengan kehendak-Nya yang sempurna.
Pemazmur
memohon tuntunan dan pengertian Tuhan untuk berjalan di jalan-Nya.
Dalam
konteks saat ini, kita menghadapi keputusan dan tantangan yang kompleks.
Kita
diminta untuk selalu mencari petunjuk Tuhan melalui doa, mempelajari
Firman-Nya, dan mendengarkan Roh Kudus.
Apa
Yang Harus Kita Terapkan, Dalam Kehidupan Kita Sehari-hari?
Sebagai
pengikut Kristus, kita harus mempercayai janji-janji Allah, bahkan ketika kondisi
masa depan tampak suram, karena di dalam Yesus Kristus, kita memiliki jaminan
hidup kekal, pengampunan, dan kehadiran Allah yang kekal.
Kita
harus mendorong satu sama lain, untuk percaya pada janji-janji-Nya, dan berbagi
pengharapan yang kita miliki di dalam Yesus.
Dengan
mempercayakan diri kita ke dalam tangan Tuhan, kita mencerminkan kesetiaan-Nya
kepada dunia.
Tindakan,
perkataan, dan sikap kita, harus menunjukkan kepercayaan kita yang tak
tergoyahkan kepada-Nya.
Hidup
kita harus menjadi kesaksian akan kesetiaan Tuhan, menarik orang lain untuk
mencari Dia.
Dalam
konteks saat ini, kita mungkin berjuang untuk mengendalikan hidup kita.
Sebagai
orang Kristen, kita harus menyerahkan kendali itu kepada Tuhan, mengakui bahwa
Dia tahu apa yang terbaik untuk kita.
Marilah
kita mengandalkan hikmat, waktu, dan pemeliharaan-Nya, serta percaya, bahwa Tuhan
bekerja dalam segala sesuatu untuk kemuliaan-Nya.
Mari
Kita Berdoa...
Tuhan
Yesus,
dengan
rendah hati kami datang ke hadapanMu, bersyukur atas pelajaran yang telah kami
pelajari dari bacaan Alkitab hari ini. Bantu kami untuk mempercayakan diri kami
kepada-Mu selamanya, menyelaraskan keinginan kami dengan kehendak-Mu, dan
mencari bimbingan-Mu dalam semua aspek kehidupan kami. Kuatkan kami untuk
mencerminkan kesetiaan-Mu kepada dunia, membagikan pengharapan yang kami miliki
di dalam Yesus, kepada semua orang yang kami temui. Semoga kepercayaan kami
kepada-Mu, menjadi mercusuar terang dalam konteks dunia saat ini.
Kami
pohonkan doa ini dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.
Amin.
Kiranya
Tuhan Menguatkan Kita, dan Kasih Karunia Tuhan Yesus, Menyertai Kita.
Komentar
Posting Komentar